JAKARTA, KOMPAS.com – Kebakaran melanda tiga bangunan di kawasan Pergudangan Miami, Jalan Rawa Melati A, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/52026) malam.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pukul 21.00 WIB, kebakaran hebat masih terjadi dan melahap setidaknya tiga bangunan.
Asap hitam yang tebal dan pekat masih membumbung tinggi ke udara disertai suara letupan-letupan kecil dari dalam bangunan gudang.
Baca juga: Keluarga 2 Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Belum Dapat Kompensasi, Apa Sebabnya?
Bahkan, kilatan-kilatan cahaya yang diduga berasal dari korsleting listrik terlihat di dalam bangunan.
Akibatnya, petugas pemadam kebakaran belum berhasil masuk ke dalam bangunan dan hanya bisa memadamkan api dari luar.
Sekitar pukul 21.02 WIB, terdengar tiga kali letupan besar yang sempat membuat petugas pemadam kebakaran sedikit memundurkan posisinya.
Baca juga: Kelalaian Bos Terra Drone yang Tewaskan 22 Karyawan dalam Kebakaran
Letupan-letupan itu pun membuat api justru semakin membesar dan mulai merembet ke dinding gudang di sampingnya.
Warga sekitar yang menonton proses pemadaman pun turut mundur dan menjauh dari area gudang yang terbakar.
Rudi (42) salah satu warga sekitar menyebut api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.40 WIB.
KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Kebakaran melanda tiga bangunan di kawasan Pergudangan Miami, Jalan Rawa Melati A, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (11/52026) malam.
Baca juga: Bos Terra Drone Kecewa Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kebakaran Maut Kantornya
“Awalnya warga lagi aktivitas biasa, terus ngeliat ada asap dan keliatan api, akhirnya pada ke sini,” ucap Rudi kepada Kompas.com di lokasi, Senin malam.
Rudi menyebut api pertama kali muncul di sebuah gudang ekspedisi yang menampung barang-barang elektronik dan mudah terbakar.
Baca juga: Padamkan Kebakaran Gudang Rokok di Nunukan, Dua Petugas Lemas Terpapar Asap
Kemudian, api membesar dan merembet ke dua bangunan lain yang juga difungsikan sebagai gudang ekspedisi.
“Jadi menurut pekerja di sana, awalnya itu dari yang elektronik, gudang. Terus nyamber ke sebelahnya, dia berkali-kali ledakan enggak kehitung,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, 20 unit mobil pemadam kebakaran dengan 100 personil dikerahkan untuk memadamkan api.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang