Karantina Kalsel Gelar Vaksinasi Rabies Gratis di Car Free Day Banjarmasin

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Balai Karantina, Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar vaksinasi rabies gratis dan pemeriksaan kesehatan bagi hewan peliharaan masyarakat, khususnya kucing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pencegahan penyakit zoonosis guna melindungi kesehatan masyarakat, yang dilaksanakan di kawasan Car Free Day Masjid Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Minggu.
Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabukke menyatakan bahwa layanan kesehatan hewan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Quarantine Day 2026. Kegiatan dikemas bersamaan dengan jalan santai dan senam bersama yang terbuka bagi masyarakat umum.
“Kegiatan kita laksanakan bersamaan dengan jalan santai dan senam bersama yang terbuka bagi masyarakat umum sebagai upaya mendekatkan layanan karantina sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan hewan peliharaan,” ujar Erwin.
Perkuat Pemahaman Peran Karantina
Erwin menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bentuk pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, inisiatif ini memperkuat pemahaman mengenai peran Karantina dalam menjaga kesehatan hewan dan melindungi kesehatan manusia.
“Tugas Balai Karantina tidak hanya mencakup pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan serta mencegah penyebaran penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia,” katanya.
Ia menegaskan, pencegahan penyakit hewan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama pemilik hewan peliharaan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dan vaksinasi sesuai jadwal sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus menekan risiko penularan penyakit, termasuk rabies.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Pendekatan One Health
Kegiatan ini melibatkan banyak pihak, antara lain Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, serta Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat. Bank Rakyat Indonesia turut serta dalam kolaborasi ini.
Selain pegawai, Dharma Wanita Persatuan, dan keluarga, kegiatan itu diikuti mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas reptil, serta masyarakat umum. Hal ini bertujuan untuk memperluas kolaborasi dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan hewan dan perlindungan lingkungan.
Kegiatan tersebut mengusung pendekatan One Health yang menekankan keterkaitan erat antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit hewan sekaligus mendukung upaya mewujudkan Indonesia bebas rabies.
Erwin menambahkan, momentum Hari Karantina ke-149 menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dan kedekatan dengan masyarakat. Tujuannya agar publik semakin mengenal peran Karantina serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan hewan dan melindungi sumber daya hayati Indonesia.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Pakar Soal Gibran Usai Putusan MA: Mundur atau Dimakzulkan
Pakar Soal Gibran Usai Putusan MA: Mundur atau Dimakzulkan
Der Klassiker Bayern Vs Dortmund: Kompany Dilarang Bicara Sepak Bola
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, masih menjalani pemulihan setelah pingsan dan dirawat di rumah sakit pekan lalu.
Wabup Tubaba Sampaikan Harapan untuk Wakil Bupati Way Kanan
Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Bupati Way Kanan untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Balai...
3 Santriwati Pesantren Agribisnis Muhammadiyah Raih Juara 2 Santrivision 2026 Tingkat Nasional
JAKARTA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kabupaten Bengkalis di tingkat nasional. Tiga santriwati Pondok Pesantren Agribisnis Muhammadiyah Nawawi
