Jamaah Haji, Perhatikan Ketentuan Mabit di Muzdalifah dan Skema Murur Jangan Sampai Salah

Jamaah haji Indonesia memadati area mabit di Muzdalifah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (6/6/2025). Setelah mabit di Muzdalifah, jamaah haji melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melempar jumrah Aqabah.

Oleh: Fernan Rahadi, jurnalis Republika.co.id, langsung dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH— Ketua Musyrif Diny KH M Cholil Nafis mengungkapkan skema murur ibadah haji 2026. Kiai Cholil menyatakan bahwa Mabit di Muzdalifah hukumnya wajib dan harus melewati tengah malam.
“Tahun ini kita memastikan tentang terpenuhinya syariah. Yang dipilih kita adalah qaul bahwa di Muzdalifah itu hukumnya Mabit adalah wajib dan harus melewati tengah malam,” kata Kiai Cholil di Madinah, Sabtu (16/5/2026), dikutip dari laman resmi MUI.
Wakil Ketua Umum MUI ini menjelaskan, ketetapan ini membuat jamaah haji Indonesia yang tiba di Muzdalifah sebelum tengah malam harus turun dan menunggu dulu.
“Maka orang yang nyampe di Muzdalifah, dia bisa turun dulu sampai menunggu tengah malam. Pas tengah malam baru bergerak ke Mina. Tapi bagi orang yang berangkat tengah malam di Muzdalifah, dia bisa tinggal sebentar niat mabit tanpa turun dari mobil langsung ke Mina, itulah yang disebut murur,” terangnya.
“Jadi tidak boleh berangkat dari Arafah kemudian di Muzdalifah masih Isya, belum tengah malam, kemudian berangkat ke Mina. Maka hal itu tidak dianggap memenuhi syarat sahnya mabit di Muzadalifah,” sambungnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini menjelaskan, bagi orang yang dalam keadaan normal, mabit di Muzdalifah itu tetap melewati sampai tengah malam. Bagi yang datang sebelum tengah malam harus menunggu dan turun dari bus.
“Setelah tengah malam baru bergerak ke Mina, tapi yang sampai di situ sudah tengah malam, maka dia bisa hanya berhenti sebentar di dalam bus itu, niat mabit di situ, kemudian dia langsung berangkat,” ungkapnya.
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
