Sunday, 1 November 2026

Terkini
Nasional

Ini Kata Toyota Soal Pengembangan Mobil Nasional

TMMIN merespons rencana mobil nasional yang tengah dimatangkan. Toyota menyatakan akan mengikuti arah kebijakan sesuai kemampuannya.

Sumber foto: otomotif.kompas.com

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan kendaraan buatan dalam negeri, tetapi juga ditujukan untuk mendorong pemerataan ekonomi, memperkuat industri nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Setia Diarta mengatakan, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mendukung pengembangan kendaraan rendah emisi sejak beberapa tahun terakhir.

Menurut Setia, ketika kebijakan kendaraan listrik mulai disiapkan pada 2019, pemerintah belum memiliki inisiatif khusus mengenai Mobnas maupun Molinas. Namun, program tersebut kini menjadi bagian dari upaya membangun kedaulatan industri otomotif nasional.

“Tujuan kita pasti pada saat memberikan, semangatnya untuk target dari motor listrik dan mobil nasional ini, pemerintah ingin mendorong adanya pemerataan ekonomi, kedaulatan terhadap industri mobil dan motor,” ucap Setia.

“Dan juga terhadap kedaulatan strategis bahwasanya Indonesia itu tidak hanya sebagai produsen atau sebagai market untuk motor listrik ataupun mobil listrik nasional,” katanya.

Untuk memastikan program tersebut memiliki jalur implementasi, pemerintah melalui Sekretariat Negara telah menunjuk PT Len Industri dan PT Pindad sebagai offtaker.

Setia mengatakan, pelaksanaan program nantinya akan menyesuaikan dengan kebijakan yang telah diterbitkan pemerintah, termasuk terkait investasi, tingkat komponen dalam negeri (TKDN), dan insentif.

“Pemerintah lewat Sekneg sudah ditunjuk Len dan Pindad sebagai offtaker, dan ini akan menyesuaikan nanti terhadap apa yang sudah ada kebijakan yang diterbitkan atau dikeluarkan terkait baik itu investasi, terkait TKDN, maupun terkait insentif lainnya yang akan diberikan. Ini adalah bagian dari regulator yang dilakukan oleh Kemenperin,” kata Setia.

Di tengah rencana tersebut, TMMIN menyatakan akan mengikuti arah kebijakan pemerintah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan perusahaan.

Sikap ini menunjukkan bahwa Toyota masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai bentuk kebijakan dan skema implementasi program Mobnas.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Sumber: otomotif.kompas.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *