Friday, 6 November 2026

Terkini
Lampung

Harga Plastik di Sumedang Melonjak Tajam Akibat Gangguan Pasokan Global

Harga Plastik di Sumedang Melonjak Tajam Akibat Gangguan Pasokan Global

harapanrakyat.com,- Kenaikan harga bahan baku plastik mulai dirasakan pelaku industri di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Hal itu seiring terganggunya distribusi global akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Penutupan jalur strategis Selat Hormuz, disebut menjadi salah satu pemicu utama tersendatnya pasokan bahan baku impor.

Baca Juga: Dampak Konflik Global, Harga Tahu di Cibuntu Kota Bandung Naik: Perajin Keluhkan Harga Kedelai dan Plastik

Pengusaha Distributor Plastik di Kabupaten Sumedang, Santi Sukmawati mengaku, mulai kesulitan mendapatkan bahan baku, khususnya Plastik PP (Polypropylene) yang selama ini banyak didatangkan dari kawasan Timur Tengah. Kondisi ini berdampak langsung pada lonjakan harga yang cukup drastis.

Kenaikan Harga Plastik di Sumedang 100 Persen

Saat ini harga plastik PP di Sumedang mengalami kenaikan hampir dua kali lipat. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp25.000 per kilogram, kini telah menembus sekitar Rp45.000.

“Terjadi kenaikan yang sangat signifikan, hampir mencapai 100 persen. Biasanya sekitar modal untuk PP Rp25.000, sekarang sudah di Rp45.000,” kata Santi, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Menperin Agus Gumiwang Ungkap Alasan Harga Produk Industri Naik

Ia menjelaskan, bahwa kenaikan ini dipicu oleh terhentinya pasokan dari sejumlah pemasok luar negeri. Selain itu, jalur distribusi yang terganggu akibat penutupan Selat Hormuz memperparah kelangkaan bahan baku di pasar domestik.

“Kenaikan ini dipicu oleh dampak bahan bakunya tidak ada. Baik, beberapa supplier sudah tidak mensuplai ke sini. Ditambah penutupan Selat Hormuz karena bahan bakunya dari sana melewati Selat Hormuz dan dari Arab,” jelasnya.

Meski belum menyebabkan kerugian secara langsung, kondisi ini berdampak pada melemahnya daya beli konsumen. Permintaan pasar disebut mengalami penurunan, seiring harga yang semakin tinggi dan ketersediaan barang yang terbatas. “Dengan kondisi gini kerugian tidak ada, cuma terjadi penurunan daya beli. Sekarang langka juga,” pungkasnya.

Baca Juga: Krisis Bahan Baku Impor, Biaya Produksi Plastik di Cibuntu Naik 100 Persen Akibat Konflik Global

Pelaku usaha plastik di Sumedang berharap, kondisi ini dapat kembali stabil, lantaran kenaikan harga bukan hanya pada plastik, namun juga kedelai impor yang diimpor dari Amerika Serikat. (Aang/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *