Harga Plastik di Sumedang Melonjak Tajam Akibat Gangguan Pasokan Global

harapanrakyat.com,- Kenaikan harga bahan baku plastik mulai dirasakan pelaku industri di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Hal itu seiring terganggunya distribusi global akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Penutupan jalur strategis Selat Hormuz, disebut menjadi salah satu pemicu utama tersendatnya pasokan bahan baku impor.
Baca Juga: Dampak Konflik Global, Harga Tahu di Cibuntu Kota Bandung Naik: Perajin Keluhkan Harga Kedelai dan Plastik
Pengusaha Distributor Plastik di Kabupaten Sumedang, Santi Sukmawati mengaku, mulai kesulitan mendapatkan bahan baku, khususnya Plastik PP (Polypropylene) yang selama ini banyak didatangkan dari kawasan Timur Tengah. Kondisi ini berdampak langsung pada lonjakan harga yang cukup drastis.
Kenaikan Harga Plastik di Sumedang 100 Persen
Saat ini harga plastik PP di Sumedang mengalami kenaikan hampir dua kali lipat. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp25.000 per kilogram, kini telah menembus sekitar Rp45.000.
“Terjadi kenaikan yang sangat signifikan, hampir mencapai 100 persen. Biasanya sekitar modal untuk PP Rp25.000, sekarang sudah di Rp45.000,” kata Santi, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Menperin Agus Gumiwang Ungkap Alasan Harga Produk Industri Naik
Ia menjelaskan, bahwa kenaikan ini dipicu oleh terhentinya pasokan dari sejumlah pemasok luar negeri. Selain itu, jalur distribusi yang terganggu akibat penutupan Selat Hormuz memperparah kelangkaan bahan baku di pasar domestik.
“Kenaikan ini dipicu oleh dampak bahan bakunya tidak ada. Baik, beberapa supplier sudah tidak mensuplai ke sini. Ditambah penutupan Selat Hormuz karena bahan bakunya dari sana melewati Selat Hormuz dan dari Arab,” jelasnya.
Meski belum menyebabkan kerugian secara langsung, kondisi ini berdampak pada melemahnya daya beli konsumen. Permintaan pasar disebut mengalami penurunan, seiring harga yang semakin tinggi dan ketersediaan barang yang terbatas. “Dengan kondisi gini kerugian tidak ada, cuma terjadi penurunan daya beli. Sekarang langka juga,” pungkasnya.
Baca Juga: Krisis Bahan Baku Impor, Biaya Produksi Plastik di Cibuntu Naik 100 Persen Akibat Konflik Global
Pelaku usaha plastik di Sumedang berharap, kondisi ini dapat kembali stabil, lantaran kenaikan harga bukan hanya pada plastik, namun juga kedelai impor yang diimpor dari Amerika Serikat. (Aang/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
Artikel terkait
Berita terbaru
Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Toha Ajak Santri Bangun Muba Lebih Cepat
KATANDA.ID, Muba – Di tengah ribuan santri yang menunduk khusyuk di Pendopoan Griya Bumi Serasan […]
Pesan Mengharukan Jadi Akhir Kisah Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal, Begini Pernyataan Lengkapnya
Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal. Megabintang berusia 41 tahun itu memutuskan pensiun dari sepak bola internasional setela
Federasi Sepak Bola Mesir memutuskan untuk memecat Hossam Hassan
Hari-hari Hossam Hassan di kursi kepelatihan timnas Mesir kini tinggal menghitung hari, setelah sebuah laporan media mengungkap bahwa para pejabat federasi sepak bola telah...
ALSA Unhas Gelar Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional, Diikuti 355 Peserta
MataKita.co, Makassar – Asian Law Students’ Association Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas) kembali menggelar ALSA English Competition (AECO) 2026 setelah terakhir kali...
