Hansi Flick Siapkan Barcelona Redam Mbappe di El Clasico
Hansi Flick mengandalkan posisi dan kekompakan Barcelona untuk meredam Kylian Mbappe saat menjamu Real Madrid di El Clasico Liga Spanyol.

Barcelona menyiapkan strategi berbasis penempatan posisi dan kekompakan tim untuk menghadapi Kylian Mbappe saat menjamu Real Madrid pada pekan ke-10 Liga Spanyol 2026-2027. Pelatih Hansi Flick menekankan pentingnya koordinasi ketika menyerang maupun bertahan dalam pertandingan di Stadion Spotify Camp Nou, Minggu (25/10/2026) waktu setempat atau Senin (26/10/2026) pukul 03.00 WIB, dilansir dari Bola.
Mbappe menjadi salah satu ancaman utama bagi Barcelona setelah mencetak 12 gol dalam 12 penampilan di semua kompetisi musim ini. Menurut Flick, kedisiplinan posisi dan organisasi permainan diperlukan untuk mengantisipasi pergerakan penyerang asal Perancis tersebut.
Barcelona memasuki pertandingan dengan catatan sembilan kemenangan dari sembilan laga Liga Spanyol. Kemenangan atas Real Madrid akan memperpanjang rekor sempurna tersebut sekaligus membawa mereka meraih 10 kemenangan beruntun pada awal musim liga.
Flick menjelaskan bahwa Barcelona harus menjaga keseimbangan permainan, termasuk ketika menerapkan garis pertahanan tinggi. Ia menilai hubungan antarpemain menjadi faktor penting untuk mempertahankan organisasi tim dalam berbagai situasi.
“Bagi kami, yang penting adalah posisi kami, baik saat tanpa bola maupun saat menguasai bola,” ujar Hansi Flick, pelatih Barcelona.
Flick juga menekankan bahwa ketepatan posisi dan kekompakan menjadi bagian penting dari pendekatan Barcelona ketika menguasai bola. Kedua aspek tersebut dinilai berkaitan dengan kemampuan tim mempertahankan struktur permainan.
“Saat menguasai bola, kuncinya adalah penempatan posisi tepat antar pemain dan bermain kompak. Ini penting saat bermain dengan garis pertahanan tinggi,” ujar Hansi Flick.
Selain mengantisipasi Mbappe, Barcelona mewaspadai kemampuan Real Madrid dalam memanfaatkan situasi bola mati. Flick menyebut timnya telah menganalisis kekuatan lawan dan berlatih memperbaiki pertahanan setelah menghadapi kesulitan dalam situasi serupa ketika melawan PSG.
“Kami tahu kekuatan Madrid dalam situasi bola mati. Kami telah menganalisisnya, mereka (Real Madrid) adalah salah satu tim terbaik dalam hal ini. Tentu saja mereka memiliki pemain berkualitas dan kuat secara fisik,” ujar Hansi Flick.
Barcelona telah mencetak 50 gol dalam 12 pertandingan di semua kompetisi, tetapi juga kebobolan 15 gol. Menjelang El Clasico, tim tersebut menghadapi persoalan cedera yang dilaporkan membuat Eric Garcia, Jules Kounde, Andreas Christensen, dan Dani Olmo berpotensi absen.
Kondisi itu membuat pilihan pemain di lini belakang menjadi salah satu perhatian Flick. Ia memberikan penilaian positif terhadap Pau Cubarsi dan Gerard Martin, yang menurutnya menunjukkan perkembangan serta koordinasi yang baik sepanjang musim.
“Menurut saya, Cuba dan Gerard menjalani musim yang sangat bagus. Apa yang mereka lakukan sungguh luar biasa. Mereka bekerja sama, berbicara bersama, dan berkembang bersama,” ujar Hansi Flick.
Flick juga menyoroti kemampuan Xavi Espart yang dapat bermain di beberapa posisi pertahanan. Pemain tersebut dinilai tampil baik dalam pertandingan terakhir, meskipun masih memiliki peluang untuk mengembangkan kemampuannya.
“Espart bermain sangat bagus di pertandingan terakhir. Bek kanan, bek kiri, dia tidak mempermasalahkan itu. Dia pemain luar biasa, tetapi juga masih memiliki ruang untuk berkembang, banyak potensi,” ujar Hansi Flick.
Di luar persiapan taktis, Flick menilai El Clasico memiliki jangkauan yang melampaui persaingan memperebutkan tiga poin di liga. Pertandingan Barcelona melawan Real Madrid tersebut menarik perhatian penggemar sepak bola dari berbagai negara dan generasi.
“El Clasico berbeda. Ini pertandingan terbaik. Seluruh dunia menyaksikan pertandingan ini.
Jutaan orang, dari berbagai budaya, berbagai generasi terhubung oleh pertandingan ini. Sungguh luar biasa,” ujar Hansi Flick.
Menjelang pertandingan, Flick menyatakan keyakinannya terhadap kesiapan skuad Barcelona untuk menghadapi rival utamanya tersebut.
“Saya rasa kami sudah siap. Saya percaya diri dengan tim saya. Saya punya firasat yang baik,” ujar Hansi Flick.
Sumber: Demokratis.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
