Hadapi Dua Kompetisi, Akhyar Ilyas Siapkan Strategi Rotasi PSPS Pekanbaru
PSPS Pekanbaru harus mempersiapkan diri menghadapi League Cup

RIAU ONLINE, PEKANBARU – PSPS Pekanbaru dihadapkan dengan jadwal kompetisi yang cukup padat pada musim 2026/2027. Selain berjuang di Pegadaian Championship, tim berjuluk Askar Bertuah tersebut juga harus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi League Cup.
Menghadapi dua kompetisi sekaligus tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas. Pasalnya, padatnya jadwal pertandingan berpotensi memengaruhi kondisi fisik dan kebugaran para pemain.
Situasi tersebut membuat tim pelatih harus cermat dalam menentukan komposisi pemain di setiap pertandingan. Tidak hanya mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan taktik, kondisi fisik serta tingkat kelelahan pemain juga menjadi perhatian utama.
Akhyar mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kondisi seluruh pemain setelah menyelesaikan pertandingan dan kembali dari perjalanan tandang.
Menurutnya, proses pemulihan atau recovery menjadi salah satu faktor penting sebelum menentukan pemain yang akan diturunkan pada pertandingan berikutnya.
"Ya, kita mengikuti dua kompetisi. Selain Championship, kita ada League Cup," ujar Akhyar, Minggu, 1 November 2026.
Ia menjelaskan, tim pelatih tidak ingin memaksakan pemain yang kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Karena itu, keputusan mengenai siapa yang akan bermain dan siapa yang harus mendapatkan waktu istirahat akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi kebugaran pemain.
"Kita akan melihat bagaimana kebugaran pemain setelah pulang dari sini, kita melihat bagaimana recovery. Siapa pemain yang akan kita mainkan, siapa pemain yang akan kita beri waktu untuk istirahat ketika tingkat kelelahan tinggi," jelasnya.
Akhyar menegaskan, menjaga kondisi pemain merupakan hal penting agar PSPS Pekanbaru tetap mampu bersaing di tengah padatnya agenda pertandingan.
Pelatih yang menangani Askar Bertuah tersebut juga tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang mengalami kelelahan. Sebab, selain berpotensi menurunkan performa di lapangan, kondisi fisik yang tidak ideal juga dapat meningkatkan risiko cedera.
Rotasi pemain berpeluang menjadi salah satu strategi yang diterapkan PSPS Pekanbaru dalam menjalani dua kompetisi musim ini.
Di sisi lain, Akhyar menunjukkan kepercayaan terhadap seluruh pemain yang masuk dalam skuad PSPS Pekanbaru musim ini. Ia menilai setiap pemain memiliki kesempatan untuk mendapatkan menit bermain sesuai kebutuhan tim.
"Kami juga tidak mengambil risiko dan kami percaya dengan semua pemain yang ada di skuad PSPS musim ini," tegasnya.
Kepercayaan tersebut menjadi modal penting bagi PSPS dalam menjaga konsistensi permainan. Dengan adanya dua kompetisi yang harus dijalani, kontribusi seluruh pemain akan dibutuhkan, bukan hanya mereka yang selama ini menjadi pilihan utama.
PSPS Pekanbaru pun dituntut memiliki kedalaman skuad yang mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan meraih hasil maksimal dan menjaga kebugaran pemain.
"Keberhasilan melewati musim dengan dua kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan di lapangan, tetapi juga bagaimana tim mengelola kondisi fisik, melakukan rotasi, serta memastikan setiap pemain siap ketika mendapatkan kesempatan tampil," pungkasnya.
Dengan strategi tersebut, PSPS diharapkan tetap kompetitif di Pegadaian Championship sekaligus mampu memberikan penampilan terbaik ketika berlaga di League Cup.
Sumber: Riau Online. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
