Saturday, 31 October 2026

Terkini
Nasional

Golkar Bicara Dapil Nasional di RUU Pemilu, Singgung Potensi Tambah 58 Kursi

Waketum Golkar, Ahmad Doli, usulkan dapil nasional dalam RUU Pemilu. Dapil ini akan merepresentasikan kebijakan partai dan berpotensi tambah 58 kursi DPR.

Sumber foto: detikNews

Adapun anggota DPR periode 2024-2029 berjumlah 580 orang. Doli mengatakan jika ada dapil nasional, maka berpotensi adanya penambahan kursi sebesar 58 kursi.

"Nah, siapa-siapa, berapa besar jumlah orang yang akan ditempatkan dalam dapil nasional? Nah sekarang yang berkembang, antara 10 persen, 5 persen. Katakanlah 10 persen. 10 persen dari jumlah kursi konvensional. Jadi kalau sekarang 580, maka nanti jumlah kursi yang dari dapil nasional itu, 580 kali 10 persen, berarti 58," kata Doli.

"Nah, bagaimana cara ngisi yang 58 ini? Cara ngisi yang 58 ini adalah, setiap orang yang ikut mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI tapi tidak terpilih dalam dapil konvensional, maka kemudian partai punya kewenangan untuk menempatkannya dia menjadi anggota DPR," tambahnya.

Kendati demikian, Doli mengatakan usulan itu masih dibicarakan oleh anggota Panja RUU Pemilu. Ia menyebut partai lain juga mengusulkan dapil nasional, tetapi dengan mekanisme perhitungan yang berbeda.

"Teman-teman siapa namanya, kayak Demokrat kan mengusulkan ada national pool itu, itu cara penghitungan. Itu yang saya, kalau saya, masukkan-nya rezimnya isunya isu sistem pemilu. Ada juga yang membawa isu soal dapil nasional ini ke beda, kalau mereka menghitung sisa suara. Gitu lho," kata Doli.

"Nah sisa suara partai-partai ini, nanti diangkat di provinsi atau nasional, baru dipilih. Nah kalau kayak gitu menurut saya, itu nggak bisa menggabungkan antara, satu, itu kan kayak stembus accord gitu lho. Ya kan? stembus accord itu tidak bisa digabungkan dengan sistem pemilu yang pakai parliamentary threshold," imbuhnya.

Sumber: detikNews. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *