Saturday, 31 October 2026

Terkini
Bola

Garudayaksa FC Tunjuk Serena Francis sebagai Manajer Tim Putri

Garudayaksa FC menunjuk Serena Francis sebagai manajer Garudayaksa Women untuk menghadapi Indonesia Women's League 2026/2027 bersama pelatih Yopie Riwoe.

Sumber foto: www.suaralandak.co.id

Penguatan manajemen menjadi bagian dari persiapan Garudayaksa Women menghadapi Indonesia Women's League (IWL) 2026/2027. Garudayaksa FC menunjuk Serena Francis sebagai manajer tim putri, sebagaimana dilansir dari Bola, dengan pengumuman yang disampaikan CEO klub, Dusan Bogdanovic, pada Rabu (14/10/2026). Penunjukan tersebut menempatkan Serena dalam peran penting untuk mendukung kesiapan tim sepanjang kompetisi.

Ia diharapkan mampu membantu pemain mengembangkan kemampuan sekaligus memastikan koordinasi antara manajemen dan staf pelatih berjalan dengan baik. Garudayaksa FC menargetkan terbentuknya tim yang kompak dan mampu memberikan perlawanan kepada para pesaingnya. Pengembangan tim tidak hanya diarahkan pada pencapaian hasil pertandingan, tetapi juga pada pembangunan sistem pembinaan sepak bola perempuan yang berkelanjutan.

Dusan Bogdanovic menekankan pentingnya dukungan organisasi agar pemain dan pelatih dapat menjalankan tugas masing-masing secara optimal. Menurutnya, pengembangan potensi pemain harus berjalan seiring dengan upaya membangun kekuatan kolektif tim.

"Kami ingin talenta yang ada tumbuh menjadi tim yang solid dan berani melampaui ekspektasi. Serena diharapkan memastikan dukungan manajemen berjalan baik agar pelatih dan pemain dapat fokus mengembangkan permainan serta memperjuangkan prestasi," ujar Dusan. Melalui pembagian tanggung jawab tersebut, manajemen diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung persiapan pertandingan. Sementara itu, jajaran pelatih dan pemain dapat memusatkan perhatian pada pengembangan permainan serta persaingan selama musim kompetisi.

Serena membawa pengalaman dari pengelolaan akademi dan pembinaan pemain muda ke dalam tugas barunya. Sejak 2021, ia menjabat sebagai CEO sekaligus manajer Bintang Timur Academy yang berlokasi di Atambua, Nusa Tenggara Timur.

Di luar aktivitasnya dalam pembinaan di tingkat akademi, Serena pernah terlibat dalam kegiatan sepak bola usia muda di ajang internasional. Pada 2023, ia dipercaya menjadi asisten manajer tim Indonesia U-16 yang berpartisipasi dalam Barcelona Football Festival di Spanyol.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari latar belakang Serena saat menerima tanggung jawab di Garudayaksa Women. Dalam menjalankan peran barunya, ia akan berkolaborasi dengan pelatih kepala Yopie Riwoe untuk mendukung kebutuhan tim selama mengikuti IWL 2026/2027.

Yopie Riwoe sebelumnya menggambarkan Garudayaksa Women sebagai tim yang berstatus underdog dalam persaingan musim ini. Posisi tersebut menjadi pendekatan yang diharapkan dapat membantu pemain tampil tanpa tekanan berlebihan sekaligus berusaha menciptakan kejutan di lapangan. Serena menegaskan bahwa status tersebut tidak mengurangi ambisi tim. Ia menempatkan pembagian tugas antara pelatih dan manajemen sebagai bagian penting untuk membangun kepercayaan, kekompakan, serta kesempatan bagi setiap pemain untuk memperlihatkan kemampuan terbaiknya.

"Status underdog bukan batas ambisi. Coach Yopie meramu kekuatan di lapangan, kami memastikan dukungan di belakangnya. Merajut talenta berarti membangun kepercayaan, kekompakan, dan kesempatan agar setiap pemain berani menunjukkan kemampuan terbaiknya," kata Serena.

Dengan Yopie Riwoe menangani aspek permainan dan Serena Francis mengelola dukungan manajerial, Garudayaksa Women mempersiapkan diri untuk menjalani persaingan IWL 2026/2027. Klub juga menempatkan pembinaan berkelanjutan dan penguatan kerja sama tim sebagai bagian dari arah pengembangannya.

Sumber: www.suaralandak.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *