Cerdas Menghadapi Kematian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dalam Alquran surah Ali Imran ayat 145, Allah SWT berfirman, yang artinya, “Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah sebagai ketetapan yang tertentu waktunya.” Dengan demikian, kehidupan dan kematian pun telah ditetapkan oleh-Nya.
Apabila kelahiran selalu dirayakan dengan penuh kebahagiaan, kematian diiringi tangis kesedihan. Mungkin bukan sehari atau dua hari, melainkan berbulan atau bahkan bertahun-tahun.
Jangankan kita manusia biasa. Nabi Muhammad SAW sempat menitikkan air mata saat istri tercinta, Khadijah binti Khuwailid, meninggal dunia.
Begitu pula ketika paman terkasih yang selalu melindunginya, Abu Thalib, meninggal saat perjuangan menegakkan Islam masih berat. Baginda Rasul pun sangat bersedih.
Sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW, bersedih itu boleh, tetapi sewajarnya saja. Jangan meratapi terus-menerus sehingga semangat hidup hilang dan berputus asa.
Ingatlah, setiap Muslim harus beriman kepada ketetapan Allah untuk setiap makhluk-Nya (qada/qadar). Kekuatan imanlah yang menguatkan kita. Menyadarkan kita bahwa segala yang ada dalam kehidupan dunia ini hanyalah titipan. Segalanya adalah amanah Tuhan, yang kapan saja bila Dia berkehendak, akan pergi dari kita.
Allah berfirman dalam surah an-Nisa ayat 78, artinya, “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” Kematian sangatlah menakutkan bagi mereka yang banyak dosa dan senang menunda-nunda bertobat nasuha.
sumber : Hikmah Republika oleh Iu Rusliana
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
