Tuesday, 3 November 2026

Terkini
Lampung

Bacaan Rukuk dan Sujud Sesuai Sunnah Nabi (Arab, Latin, Arti)

Bacaan Rukuk dan Sujud Sesuai Sunnah Nabi (Arab, Latin, Arti)

KOMPAS.com – Sholat merupakan ibadah yang harus dikerjakan sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Nabi bersabda, “Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat.” Karena itu, setiap gerakan dan bacaan, termasuk ketika rukuk dan sujud, hendaknya mengikuti sunnah yang shahih.

Selain membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW, posisi tubuh ketika rukuk dan sujud juga perlu diperhatikan agar sholat menjadi lebih sempurna dan khusyuk.

Bacaan Rukuk Standar Sesuai Sunnah (Subhana Rabbiyal Azimi)

Dikutip dari artikel “Dalil & Gambar Gerakan Sholat Sesuai Al Qur’an dan As Sunnah” oleh Ustaz Achmad Rofi’i Lc M Mpd yang dilansir dari situs Kemenag Jatim, bacaan rukuk yang paling dikenal dan diamalkan umat Islam adalah:

Baca juga: Arti Barakallah, Penggunaan yang Benar & Cara Menjawabnya

Arab:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Latin:

Subḥāna rabbiyal ‘aẓīmi wa biḥamdih.

Arti:

“Mahasuci Tuhanku Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.”

Bacaan ini dianjurkan dibaca tiga kali ketika rukuk.

Bacaan Sujud

Saat sujud, Rasulullah SAW mengajarkan membaca:

Arab:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Latin:

Subḥāna rabbiyal a’lā wa biḥamdih.

Arti:

“Mahasuci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.”

Variasi Bacaan Rukuk Lainnya Sesuai Hadis Shahih

Selain bacaan di atas, terdapat beberapa doa rukuk yang diriwayatkan dalam hadis-hadis shahih, di antaranya:

1. Doa memuji Allah

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Latin:

Subbūḥun quddūs, rabbul-malā’ikati war-rūḥ.

Arti:

“Mahasuci, Mahakudus, Tuhan para malaikat dan Ruh (Jibril).”

2. Doa yang dibaca Rasulullah pada rukuk dan sujud

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Latin:

Subḥānaka Allāhumma rabbanā wa biḥamdika, Allāhummaghfir lī.

Arti:

“Mahasuci Engkau ya Allah Tuhan kami, segala puji bagi-Mu. Ya Allah, ampunilah aku.”

Variasi bacaan ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW tidak selalu membaca satu lafal saja. Sesekali membaca doa-doa shahih lainnya merupakan bagian dari menghidupkan sunnah.

Kesalahan Posisi Tubuh Saat Rukuk yang Harus Dihindari

Selain bacaan, gerakan rukuk juga harus dilakukan dengan benar.

Berdasarkan panduan gerakan sholat sesuai Al-Qur’an dan Sunnah, beberapa hal yang perlu diperhatikan ialah:

  • Punggung harus lurus atau rata, tidak melengkung. Bahkan dijelaskan bahwa seandainya dituangkan air di atas punggung, air tersebut tidak akan tumpah.
  • Kepala tidak mendongak ke atas dan tidak pula menunduk berlebihan, tetapi sejajar dengan punggung.
  • Kedua telapak tangan memegang lutut, bukan paha ataupun betis.
  • Jari-jari tangan direnggangkan secara wajar ketika memegang lutut.
  • Rukuk dilakukan dengan thuma’ninah, yaitu berhenti sejenak sebelum berpindah ke gerakan berikutnya.

Sedangkan saat sujud, Rasulullah SAW memerintahkan sujud dengan tujuh anggota badan, yaitu dahi bersama hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung kedua kaki.

FAQ Berapa Kali Membaca Doa Rukuk?

Berapa kali membaca doa rukuk?

Yang paling umum adalah tiga kali, sebagaimana tercantum dalam berbagai kitab tuntunan sholat.

Apakah boleh lebih dari tiga kali?

Boleh. Dalam sholat sunnah, Rasulullah SAW terkadang memperpanjang rukuk dengan memperbanyak tasbih dan doa sesuai hadis-hadis shahih.

Apakah bacaan rukuk dan sujud harus sama?

Tidak. Bacaan rukuk menggunakan lafal “Subḥāna rabbiyal ‘aẓīmi wa biḥamdih”, sedangkan bacaan sujud menggunakan “Subḥāna rabbiyal a’lā wa biḥamdih”.

Baca juga: Niat Sholat Jumat Sebagai Makmum dan Imam (Arab, Latin, Arti)

Mana yang lebih penting, bacaan atau gerakan?

Keduanya sama-sama penting. Rasulullah SAW mengajarkan agar sholat dilakukan sesuai tuntunan beliau, baik dari sisi bacaan maupun gerakan. Karena itu, selain menghafal doa rukuk dan sujud, seorang muslim juga perlu memperhatikan posisi tubuh yang benar dan menjaga thuma’ninah dalam setiap gerakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *