AFC Bahas Penundaan Piala Asia 2027 di Jepang
AFC dikabarkan menggelar rapat di Jepang pada 20 Oktober 2026 untuk membahas kemungkinan penundaan Piala Asia 2027 akibat situasi keamanan Arab Saudi.

Ketidakpastian penyelenggaraan Piala Asia 2027 mendorong Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk membahas kemungkinan penundaan turnamen tersebut dalam rapat Komite Eksekutif di Jepang pada Selasa, 20 Oktober 2026. Dilansir dari Bola, agenda itu muncul di tengah kekhawatiran mengenai keamanan Arab Saudi setelah serangan Houthi.
Informasi mengenai rencana pertemuan tersebut disampaikan oleh jurnalis asal Iran, Hatam Shiralizadeh. Ia menyebut rapat tersebut akan membahas kemungkinan perubahan jadwal turnamen yang tetap direncanakan berlangsung di Arab Saudi.
Dalam unggahannya di media sosial X, Shiralizadeh menjelaskan agenda yang akan dibicarakan para petinggi sepak bola Asia.
"Komite Eksekutif Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan membahas kemungkinan penundaan Piala Asia 2027 dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung di Jepang pada Selasa," tulis Hatam Shiralizadeh.
Sebelumnya, AFC menyatakan akan menentukan status penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada akhir November 2026. Organisasi tersebut masih memantau perkembangan situasi di Arab Saudi sebelum mengambil keputusan mengenai kelanjutan turnamen.
Piala Asia 2027 dijadwalkan diikuti 24 negara, termasuk Timnas Indonesia. Para peserta akan dibagi ke dalam enam grup, dengan masing-masing grup terdiri atas empat tim.
Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, sebelumnya menjelaskan bahwa pihaknya masih memiliki waktu untuk mengevaluasi keadaan sebelum menetapkan keputusan akhir. Pernyataan tersebut disampaikan sebagaimana dikutip AFP.
"Kami bisa menunggu hingga akhir November 2026," ujar Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.
Ia juga menyoroti perubahan situasi keamanan di kawasan yang dapat memengaruhi pertimbangan penyelenggaraan turnamen. AFC mempertimbangkan perkembangan tersebut dalam proses pemantauan yang masih berlangsung.
"Situasi di kawasan ini bisa berubah dengan sangat cepat, baik menjadi lebih baik maupun lebih buruk, dan semuanya bergantung pada bagaimana perkembangan keadaan," jelas Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.
Selain menunggu perkembangan situasi, Presiden AFC tersebut membuka kemungkinan untuk menggeser jadwal turnamen selama satu tahun apabila kondisi mengharuskannya. Dalam skenario itu, Piala Asia dapat berlangsung pada 2028 dengan Arab Saudi tetap bertindak sebagai tuan rumah.
"Jika kami perlu mengambil keputusan, kami akan melakukannya, tetapi kami bisa menundanya selama satu tahun hingga 2028 jika memang diperlukan," ucap Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.
Meski demikian, AFC belum mengumumkan keputusan resmi untuk menunda kompetisi tersebut. Pernyataan sebelumnya menegaskan bahwa pemantauan masih berlangsung dan jadwal yang ada belum berubah.
"Namun, untuk saat ini, kami terus memantau situasi dan semuanya masih berjalan sesuai jadwal," tutur Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.
Sumber: www.suaralandak.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
