Festival SenengSoccer Uji Keterampilan Siswi di Jakarta Utara
Festival SenengSoccer di JIS menguji keterampilan sepak bola siswi dari 12 SD dan MI. Naufalyn Fikria Rabbani mencatat waktu tercepat 35,52 detik.

Festival SenengSoccer di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (24/10), mengajak siswi dari 12 sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Jakarta Utara dan sekitarnya mengasah keterampilan sepak bola melalui serangkaian tantangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027 yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife, dilansir dari Detik Sport.
Dalam festival tersebut, peserta mengikuti berbagai tantangan untuk menguji kemampuan menggiring dan mengoper bola, mengontrol bola, melewati lawan, melakukan lemparan ke dalam, serta menembak ke sasaran dan mengeksekusi tendangan penalti. Setiap peserta juga dituntut menyelesaikan lintasan dengan cepat.
Rangkaian tantangan mencakup lari zig-zag melewati rintangan, mengarahkan lemparan ke dalam menuju sasaran, menggiring bola melalui lintasan berkelok, dan menendang bola ke gawang. Peserta juga harus melompat dengan kedua kaki melewati rintangan sebelum melakukan tembakan dan berlari cepat untuk menghentikan pencatat waktu.
Catatan waktu digunakan untuk menentukan peserta tercepat. Selain menguji keterampilan dasar, kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan sepak bola kepada siswi sejak usia dini.
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna, menjelaskan bahwa festival ini menjadi tahap awal pengenalan sepak bola sekaligus membuka peluang bagi sekolah untuk mengembangkan kemampuan peserta melalui latihan teratur dan pembentukan tim putri.
"Kami ingin Festival SenengSoccer menjadi pintu masuk bagi para siswi untuk mengenal dan menikmati sepak bola sejak dini. Melalui berbagai aktivitas di lapangan, mereka bisa belajar keterampilan dasar sekaligus menunjukkan minat dan potensi yang dimiliki. Selanjutnya, sekolah dapat mengambil peran dalam mengembangkan potensi tersebut melalui latihan rutin dan pembentukan tim sepak bola putri. Dengan begitu, pengalaman yang didapatkan dalam festival ini bisa menjadi awal dari proses pembinaan yang berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan siswi untuk berpartisipasi dalam kompetisi KU 10 MilkLife Soccer Challenge," ujar Satia Chandra Wiguna.
Hasil festival menempatkan Naufalyn Fikria Rabbani dari SDN Cipulir 03 sebagai peserta tercepat dengan catatan 35,52 detik. Posisi kedua diraih Hawra Gumaisha Ardifa dari SDN Jatinegara 10 Pagi dengan waktu 41,76 detik, sedangkan Shanum Zalika Khattab dari SDN Duren Sawit 01 menempati posisi ketiga dengan catatan 42,90 detik.
Naufalyn mengaku memperoleh pengalaman baru melalui berbagai latihan keterampilan yang diberikan selama festival. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk terus meningkatkan kemampuan bermain sepak bola.
"Saya belajar banyak lewat SenengSoccer ini, misalnya dari mengoper bola, menggiring bola, dan menendang ke gawang. Saya ingin terus berlatih supaya bisa menjadi pemain sepak bola yang hebat," ucap Naufalyn Fikria Rabbani.
Pelatih Naufalyn, Muhammad Soleh, menilai kemampuan dasar anak didiknya menunjukkan potensi untuk berkembang. Ia menyebut latihan rutin diperlukan agar kemampuan tersebut semakin meningkat dan Naufalyn dapat menghadapi persaingan di kelompok usia yang lebih tinggi.
"Menurut saya, Naufalyn memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain sepakbola yang lebih baik pada masa mendatang. Kemampuan dasar seperti dribbling, heading, dan menendang bola ke arah gawang sudah cukup baik. Kemampuan tersebut perlu terus diasah melalui latihan rutin agar ia dapat meningkatkan kualitas permainannya dan nantinya siap bersaing di kelompok usia yang lebih tinggi, termasuk KU-12," ujar Muhammad Soleh.
Secara keseluruhan, MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027 diikuti 1.600 siswi dari 112 SD dan MI di Jakarta dan sekitarnya. Menurut laporan Detik Sport, peserta berkompetisi dalam format tujuh lawan tujuh, dengan pembagian 32 tim pada kategori usia di bawah 10 tahun (KU 10) dan 111 tim pada kategori usia di bawah 12 tahun (KU 12).
Rangkaian kompetisi tersebut dijadwalkan berlanjut ke babak semifinal dan final untuk KU 10 dan KU 12 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu (25/10).
Sumber: Demokratis.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
