Sunday, 1 November 2026

Terkini
Bandar Lampung

Bakal Diikuti 2.000 Peserta, Bandar Lampung Siap Gelar Upacara Hari Santri 2026 di Bupercab

Libatkan 2.000 peserta lintas agama, Kota Bandar Lampung siap gelar Upacara Hari Santri 2026 di Bupercab Rajabasa pada 22 Oktober

Sumber foto: NU Online Lampung

Sebanyak 2.000 peserta dijadwalkan mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri 2026 Kota Bandar Lampung di Bumi Perkemahan Cabang (Bupercab), Rajabasa, Kamis (22/10/2026).

Peserta berasal dari pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan lintas agama, jajaran Pemerintah Kota, serta pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kota, Kantor Kementerian Agama, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kota Bandar Lampung.

Untuk mematangkan persiapan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, memimpin rapat di ruang kerjanya, Jumat (16/10/2026). Rapat dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha, para kepala seksi, penyelenggara, Ketua Kelompok Kerja Pengawas, Ketua FKPP, serta Ketua RMI.

Pertemuan membahas kesiapan peserta, pembagian tugas, pengaturan lokasi, petugas upacara, serta koordinasi antarpihak agar kegiatan yang melibatkan ribuan peserta tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Erwinto menyampaikan, pelaksanaan upacara harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Agama.

“Upacara Hari Santri ini dilaksanakan berdasarkan SE Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026 dan SE Sekjen Nomor 22 Tahun 2026. Seluruh persiapannya harus sesuai pedoman, tertib, dan khidmat,” ujar Erwinto.

Dalam waktu dekat, Kementerian Agama bersama FKPP dan RMI akan beraudiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung untuk membahas kesiapan serta dukungan Pemerintah Kota terhadap pelaksanaan kegiatan.

Ketua FKPP Kota Bandar Lampung, Ustadz Amirudin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pondok pesantren, terutama terkait pendataan peserta dan pengaturan rombongan santri.

Sementara itu Ketua RMINU Kota Bandar Lampung, Ustadz Amar, memastikan koordinasi dengan pengasuh dan pengelola pesantren terus dilakukan menjelang kegiatan. RMI juga telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“RMI telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk kegiatan ini, termasuk berkoordinasi dengan pengasuh dan pengelola pesantren agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar,” katanya.

Keterlibatan organisasi lintas agama memperluas makna Hari Santri sebagai ruang kebersamaan. Selain mengenang perjuangan kaum santri, peringatan ini diharapkan memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama.

Sumber: NU Online Lampung. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *