Cyber Library UNAS Bedah Buku, Bahas Tantangan Penerapan KUHP Nasional
Jakarta (Humas UNAS) – Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional membawa berbagai persoalan yang perlu dikaji secara kritis, khususnya dalam penafsiran dan penerapan tindak pidana khusus. Untuk memperluas pemahaman...

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi sivitas akademika untuk mendalami perkembangan hukum pidana nasional melalui perspektif akademik dan pengalaman para pakar. Selain memperkaya wawasan hukum, forum ini juga menjadi bagian dari upaya Cyber Library UNAS dalam membangun budaya literasi, mendorong pemikiran kritis, dan memperkuat tradisi diskusi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Acara ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAS, Prof. Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si.; Kepala Perpustakaan UNAS, Hesti Ari Wardani, S.I.Pust., M.SIP.; Wakil Dekan Fakultas Hukum UNAS, Dr. Mustakim, S.H., M.H.; Ketua Program Studi Magister Hukum Pascasarjana UNAS, Dr. Drs. Tubagus Mochamad Ali Asgar, S.H., M.H., M.Si., M.M.; Sekretaris Program Studi Magister Hukum Pascasarjana UNAS, Masidin, S.H., M.H.; serta penulis buku sekaligus Ketua Umum ASPERHUPIKI, Dr. Fachrizal Afandi, S.Psi., S.H., M.H. Hadir pula dosen Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Dr. Lusia Sulastri, S.H., M.H.
Kepala Perpustakaan UNAS, Hesti Ari Wardani, menyampaikan bahwa bedah buku tidak hanya menjadi kegiatan untuk membahas isi sebuah karya, tetapi juga sarana mempertemukan gagasan dan memperluas pengetahuan melalui diskusi ilmiah.
Menurutnya, perpustakaan perguruan tinggi memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyediakan koleksi bacaan. Perpustakaan perlu menjadi ruang belajar yang memungkinkan sivitas akademika berdiskusi, bertukar pandangan, serta mengembangkan wawasan berdasarkan sumber pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyediakan dan menyimpan koleksi, tetapi juga sebagai ruang untuk bertemu, berdiskusi, bertukar gagasan, dan mengembangkan pengetahuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan tema hukum pidana memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengikuti perkembangan sistem hukum nasional sekaligus memahami pentingnya membaca dan menelaah persoalan hukum secara kritis.
Melalui forum tersebut, Cyber Library UNAS berupaya mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai bagian dari ekosistem akademik yang mendukung pembelajaran, penelitian, dan pertukaran pengetahuan.
Wakil Dekan Fakultas Hukum UNAS, Dr. Mustakim, S.H., M.H., mengapresiasi penyelenggaraan diskusi yang mengangkat perkembangan hukum pidana Indonesia. Menurutnya, perubahan sistem hukum pidana menjadi momentum untuk mengkaji kembali ketentuan hukum yang berlaku, termasuk pengaruh sejarah hukum kolonial dan relevansinya dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Ia menilai, pembahasan melalui buku dan diskusi akademik dapat membantu mahasiswa serta akademisi memahami persoalan hukum secara lebih mendalam, terutama dalam menelaah tindak pidana khusus dan tantangan penerapan ketentuan pidana.
“Kegiatan ini sangat penting karena kita sedang membicarakan perubahan dalam hukum pidana nasional. Melalui bedah buku ini, kita dapat mengkaji berbagai persoalan secara lebih mendalam dan memahami bagaimana hukum pidana perlu dibaca dalam konteks perkembangan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Mustakim, kajian akademik diperlukan agar perubahan hukum tidak hanya dipahami dari sisi peraturan, tetapi juga melalui analisis terhadap konteks sosial dan kebutuhan penegakan hukum. Ia berharap diskusi tersebut dapat memperluas wawasan peserta serta mendorong pemahaman yang lebih mendalam mengenai perkembangan hukum pidana di Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAS, Prof. Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si., juga berharap kegiatan bedah buku dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu hukum dan kemajuan hukum di Indonesia.
Ia menilai, forum akademik menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk mempertemukan berbagai perspektif, menguji gagasan, dan memperluas pemahaman terhadap persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang baik bagi hukum Indonesia,” ujarnya.
Agenda utama kegiatan diisi dengan pemaparan oleh penulis buku, Dr. Fachrizal Afandi, S.Psi., S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum ASPERHUPIKI. Ia membahas tema hukum pidana pada era KUHP Nasional dan undang-undang penyesuaian pidana, khususnya mengenai perlunya menelaah kembali pengaturan tindak pidana khusus dalam perkembangan sistem hukum Indonesia.
Diskusi tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mendalami gagasan yang disampaikan penulis, mengkaji persoalan hukum dari sudut pandang akademik, serta mendiskusikan tantangan dalam menafsirkan dan menerapkan ketentuan pidana.
Sesi bedah buku dimoderatori oleh Masidin, S.H., M.H., sedangkan telaah akademik dipandu oleh Ketua Program Studi Magister Hukum Pascasarjana UNAS, Dr. Drs. Tubagus Mochamad Ali Asgar, S.H., M.H., M.Si., M.M.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, mengklarifikasi persoalan, dan bertukar pandangan dengan narasumber. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi serta sesi foto bersama.
Melalui Bedah Buku dan Diskusi Akademik tersebut, Cyber Library UNAS terus mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang pembelajaran dan pertukaran gagasan ilmiah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta memperluas pemahaman mahasiswa dan akademisi terhadap perkembangan hukum pidana nasional.
Dengan menghubungkan literasi, diskusi, dan kajian akademik, UNAS turut mendukung pengembangan ilmu hukum yang responsif terhadap perubahan peraturan dan dinamika masyarakat Indonesia. (SAF)
Sumber: Unas. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Punya Statestik Menterang, Striker Keturunan di Liga Islandia ini Bikin PSSI Kepincut
Setelah Demian Hesus Agustien yang bermain di Arsenal ramai diperbincangkan menjadi calon pemain naturalisasi, terbaru PSSI mulai memantau satu lagi pemain muda berdarah Indonesia...
Polda Banten Apresiasi Suporter, Pertandingan Dewa United vs Persija Berlangsung Tertib dan Kondusif
Serang – Polda Banten menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh suporter serta pecinta...
MU Hancur di Stamford Bridge! Kartu Merah Martinez Bisa Jadi Akhir Carrick
Manchester United kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge.
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.
