Pemkab Karo siap akselerasi pengembangan kawasan bawang putih dukung Swasembada Nasional 2026–2027
Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan kesiapannya untuk menyukseskan program percepatan swasembada bawang putih nasional yang dicanangkan Pemerintah ...

Karo (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan kesiapannya untuk menyukseskan program percepatan swasembada bawang putih nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 yang digelar bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (7/10/2026) . Dalam pertemuan strategis itu, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM, hadir bersama Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Dr.Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc, serta para kepala daerah dari kabupaten sentra produksi bawang putih di Sumatera Utara, guna mematangkan peta jalan perluasan komoditas strategis tersebut. Mewakili Bupati Karo, Sekda Kabupaten Karo Gelora Putra Ginting menyatakan pihaknya siap mengoptimalkan potensi lahan pertanian daerah untuk mencapai target produktivitas yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni 20 ton per hektare untuk hasil panen basah.
Langkah ini merupakan bagian penting dari alokasi pengembangan bawang putih Sumatera Utara tahun 2026 yang mencakup luas 9.624 hektare di sembilan kabupaten, serta rencana perluasan pada tahun 2027 seluas 3.460 hektare di 11 kabupaten. "Kabupaten Karo memiliki keunggulan agroklimat yang sangat mendukung untuk budidaya hortikultura, termasuk bawang putih. Kami siap menyukseskan target perluasan kawasan ini, baik untuk pelaksanaan tahun 2026 maupun persiapan matang menuju tahun 2027," ujar Gelora dalam forum tersebut. Meski demikian, Sekda juga menekankan perlunya intervensi dan dukungan konkret dari Kementerian Pertanian RI serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar implementasi di lapangan berjalan lancar dan menguntungkan petani lokal. Pemkab Karo secara khusus menyoroti pentingnya kepastian serapan pasar dan bantuan sarana prasarana. "Untuk memastikan program ini berkelanjutan, kami meminta pendampingan intensif dari pusat dan provinsi. Petani Karo membutuhkan jaminan ketersediaan benih bermutu tinggi, modernisasi alat dan mesin pertanian, jaringan irigasi yang andal, serta yang paling krusial adalah kepastian pasar dengan harga yang adil saat panen raya," tegasnya. Merespons hal tersebut, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI menyambut baik kesiapan Pemerintah Kabupaten Karo dan berjanji akan mengawal distribusi bantuan serta pendampingan teknis secara terpadu.
Melalui sinergi yang kuat, Kabupaten Karo diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama pemasok bawang putih nasional guna mengurangi ketergantungan pada impor. (*)
Pewarta: Ade FriadiEditor : Juraidi COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sumber: ANTARA News Sumatera Utara. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Punya Statestik Menterang, Striker Keturunan di Liga Islandia ini Bikin PSSI Kepincut
Setelah Demian Hesus Agustien yang bermain di Arsenal ramai diperbincangkan menjadi calon pemain naturalisasi, terbaru PSSI mulai memantau satu lagi pemain muda berdarah Indonesia...
Polda Banten Apresiasi Suporter, Pertandingan Dewa United vs Persija Berlangsung Tertib dan Kondusif
Serang – Polda Banten menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh suporter serta pecinta...
MU Hancur di Stamford Bridge! Kartu Merah Martinez Bisa Jadi Akhir Carrick
Manchester United kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge.
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.
