Jaecoo Targetkan Fitur Parkir Otomatis J7 Bisa Dipakai di 60 Area Parkir

TANGERANG, KOMPAS.com – Pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Omoda & Jaecoo memperkenalkan 2026, Super Intelligent Valet Parking (SIVP) pada J7 SHS-P SIVP.
Fitur SIVP ini memungkinkan mobil mencari tempat parkir secara otomatis (smart parking) dan kembali menjemput pengemudi melalui fitur smart summon setelah aktivitas selesai.
Dalam penggunaannya, pengemudi dapat turun di area tujuan sebelum mobil mencari dan memarkirkan diri secara otomatis melalui fitur Park for You.
Setelah selesai beraktivitas, kendaraan dapat dipanggil melalui aplikasi di smartphone dan akan bergerak sendiri menuju titik penjemputan berkat fitur Come to You.
Baca juga: YDBA: Era Elektrifikasi Tak Surutkan Peran IKM Otomotif Binaan
Head of Product Omoda Jaecoo Indonesia Ryan Ferdiean Tirto , mengatakan saat ini perusahaan telah memetakan sekitar 40 lokasi yang kompatibel dengan fitur SIVP.
KOMPAS.com/ Selma Aulia J7 SHS-P SIVP di GIIAS 2026.
“Untuk saat ini kita sudah mapping kurang lebih di 40 area, termasuk shopping mall, public area, dan juga gedung-gedung perkantoran dan dealer Omoda dan Jaecoo,” kata Ryan kepada Kompas.com, Sabtu (1/8/2026).
Menurut dia, jumlah lokasi tersebut akan terus bertambah hingga lebih dari 60 area sebelum akhir 2026. Prioritas pemetaan difokuskan pada kawasan dengan tingkat kunjungan masyarakat yang tinggi agar dapat dimanfaatkan lebih banyak pengguna.
“Harapannya nanti pada saat launching atau sampai akhir tahun ini, sudah lebih banyak lagi area parkir yang sudah kita scan, targetnya lebih dari 60 sampai di akhir tahun ini, dan akan terus berlanjut sampai di tahun depan,” katanya.
Ryan memastikan pemilik kendaraan tidak perlu datang ke dealer ketika daftar lokasi parkir yang didukung bertambah. Seluruh pembaruan akan dikirim secara otomatis melalui sistem over-the-air (OTA) sehingga fitur SIVP selalu mendapatkan data terbaru.
Baca juga: Siapa yang Cocok Beli Aira EV? Ini Kata Wuling
KOMPAS.com/ Selma Aulia J7 SHS-P SIVP di GIIAS 2026.
“Customer tidak perlu khawatir apabila memang sudah menerima mobil ini nantinya, di tahun depan ada tambahan list parkir yang sudah bisa applicable untuk SIVP ini, akan di-update secara OTA. Jadi tidak perlu report ke dealer dan sebagainya, bisa langsung masuk ke sistem di SIVP yang ada di mobilnya,” kata Ryan.
Selain memperluas area yang mendukung SIVP, Omoda & Jaecoo juga tetap menyediakan fitur parkir otomatis lain yang dapat digunakan di lokasi yang belum masuk dalam pemetaan, seperti area rumah maupun apartemen pribadi.
“Kalau misalnya untuk di area rumah atau di apartemen pribadi, di dalam mobil ini tetap ada fitur EPA, RPA, dan APA, auto parkir yang bisa membantu kita, dan itu bisa kita operasikan langsung dari dalam mobil. Jadi bukan hanya SIVP saja, tetapi fitur-fitur auto parkir generasi sebelumnya juga ada di mobil ini,” kata Ryan.
Dengan strategi tersebut, Omoda & Jaecoo ingin memastikan pengguna tetap dapat memanfaatkan teknologi bantuan parkir di berbagai kondisi, sembari menunggu cakupan area SIVP terus diperluas secara bertahap di Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Artikel terkait
Berita terbaru
Seminar Nasional PENA 8.0, UKM PRISMA UMS Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi Berkelanjutan dan Kewirausahaan
ums.ac.id, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PRISMA Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa (PENA) 8.0 dengan mengusung...
Gubernur Lemhannas: Green Democracy Perkaya Wawasan Calon Pemimpin Nasional
RMBANTEN.COM — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menerima Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak 54, Menko Airlangga Sebut Ekonomi Nasional Menguat
Industri manufaktur Indonesia mencatatkan kinerja ekspansif sepanjang Oktober 2026. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur nasional naik ke level 54, meningkat dari posisi 52,4 pada...
33 Negara Dibayangi Krisis Pangan. Stok Beras Nasional Tembus 25 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 25 juta ton dan cukup hingga Juli–Agustus
