Tuesday, 3 November 2026

Terkini
Lampung

Apakah Minum Fat Burner Saja Bisa Cepat Kurus? Ini Kata Apoteker UM

Apakah Minum Fat Burner Saja Bisa Cepat Kurus? Ini Kata Apoteker UM

KOMPAS.com – Cara orang untuk cepat kurus, salah satunya menggunakan obat pelangsing. Berbagai obat pelangsing biasanya berbahan herbal.

Namun akhir-akhir ini, banyak suplemen bernama fat burner yang viral dan banyak dicari oleh masyarakat yang ingin menurunkan berat badan.

Namun, tidak sedikit orang yang merasa kecewa karena tidak mendapatkan hasil signifikan meskipun rutin mengonsumsinya setiap hari.

Jadi apakah fat burner benar-benar efektif untuk menghilangkan lemak tubuh?

Apoteker Klinik Pratama Universitas Negeri Malang (UM), apt Nisa Permatasari Wiyono, SFarm, mengatakan bahwa fat burner mampu membakar lemak secara instan, tetapi harus ada perubahan gaya hidup.

Meski mirip dengan obat pelangsing, yang sama-sama membantu orang menjadi kurus, fat burner berfungsi sebagai pendukung program penurunan lemak (fat loss).

Baca juga: Rumah Kosong di Jelambar Jakbar Dibobol Maling, Logam Mulia hingga Laptop Raib

Kunci utama dalam mengurangi lemak tubuh tetap berada pada kondisi defisit kalori, yakni ketika jumlah kalori yang dikonsumsi lebih sedikit dibandingkan energi yang dibakar oleh tubuh.

“Fat burner itu bukan obat ajaib. Jadi suplemen ini hanya membantu mengoptimalkan proses pembakaran lemak apabila seseorang sudah menjalankan defisit kalori, menjaga pola makan, berolahraga secara teratur, dan memiliki waktu istirahat yang cukup,” ujar Nisa, saat dikutip dari laman UM  pada Senin (27/7/2026).

Defisit Kalori Tetap Kunci Utama

Dalam kondisi defisit kalori, tubuh akan memanfaatkan cadangan lemak sebagai sumber energi secara alami.

Proses inilah yang menyebabkan penurunan berat dan lemak tubuh. Selama proses tersebut, munculnya rasa lapar merupakan hal yang wajar karena tubuh menerima asupan energi yang lebih sedikit dari biasanya.

Namun rasa lapar sering kali menjadi penyebab utama kegagalan program diet. Banyak orang akhirnya mengonsumsi makanan secara berlebihan sehingga defisit kalori tidak lagi tercapai.

Akibatnya, penggunaan fat burner menjadi sia-sia dan tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Bahkan, seseorang yang konsisten menerapkan defisit kalori tetap dapat menurunkan lemak tubuh meskipun sama sekali tidak mengonsumsi fat burner.

Hal ini membuktikan bahwa suplemen tersebut hanya berperan sebagai pelengkap, bukan penentu utama keberhasilan program fat loss.

Kandungan Umum dalam Fat Burner

Beberapa produk fat burner yang beredar di pasaran umumnya mengandung berbagai bahan aktif.

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *