AC Milan Ditahan Imbang Celtic, Ini Kata Ruben Amorim

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291476/original/031960000_1783564873-amorim.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengomentari hasil imbang timnya melawan Glasgow Celtic kemarin malam. Ia menilai timnya masih membutuhkan banyak perbaikan setelah bermain imbang melawan Celtic dalam laga pramusim.
AC Milan telah memulai sesi pra musim mereka. Untuk uji coba pertama, mereka terbang ke Skotlandia untuk berhadapan dengan Glasgow Celtic.
Di laga ini, AC Milan tertinggal 2-0 terlebih dahulu di babak pertama. Namun di babak kedua, Rossoneri mampu menyamakan kedudukan berkat sepasang gol Francesco Carmada.
Seusai laga, Amorim memberikan evaluasi terkait performa timnya di laga tersebut. Ia mengakui bahwa anak asuhnya masih belum terbiasa dengan taktik yang ia inginkan.
Simak penuturan Ruben Amorim di bawah ini.
Belum Maksimal
Perbesar
Amorim menyebut Rossoneri berusaha mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola. Namun, ia mengakui para pemain masih kesulitan menjalankan pendekatan permainan yang diinginkannya.
“Kami berusaha mempertahankan penguasaan bola. Kami sedikit kesulitan karena kami melakukan pressing di seluruh area lapangan. Kami perlu menambah kekuatan di dalam tim dan terus berkembang. Kami akan menjadi lebih baik secara fisik dan semakin memahami permainan.”
“Ide ini belum sepenuhnya terserap oleh tim, tetapi sudah ada. Kami harus bisa mengontrol pertandingan dengan lebih baik melalui penguasaan bola.””Terkadang butuh waktu lama untuk mencapai area lain di lapangan, tetapi memang dibutuhkan waktu.”
AC Milan Tampil Berbeda di Babak Kedua
Perbesar
Amorim juga menilai pertandingan tersebut seperti terbagi menjadi dua bagian berbeda, terutama jika melihat penampilan AC Milan pada babak pertama dan kedua.
Menurutnya, gol cepat Celtic memberikan dampak negatif terhadap permainan timnya. Namun, Milan mampu merespons dengan baik setelah mencetak gol cepat pada awal babak kedua.
“Terkadang pertandingan memang berjalan seperti itu. Ketika kami kebobolan gol pertama, itu tidak membantu tim. Pada babak kedua, kami memulai pertandingan dengan jauh lebih baik. Hal itu memberikan dampak besar terhadap pertandingan: kami kebobolan gol cepat pada babak pertama dan langsung mencetak gol pada babak kedua,” pungkas pelatih asal Portugal itu.
Sumber: Milan News
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Arsenal dan Chelsea Berebut Bintang Tottenham Ini?
Artikel terkait
Berita terbaru
Seminar Nasional PENA 8.0, UKM PRISMA UMS Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi Berkelanjutan dan Kewirausahaan
ums.ac.id, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PRISMA Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa (PENA) 8.0 dengan mengusung...
Gubernur Lemhannas: Green Democracy Perkaya Wawasan Calon Pemimpin Nasional
RMBANTEN.COM — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menerima Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak 54, Menko Airlangga Sebut Ekonomi Nasional Menguat
Industri manufaktur Indonesia mencatatkan kinerja ekspansif sepanjang Oktober 2026. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur nasional naik ke level 54, meningkat dari posisi 52,4 pada...
33 Negara Dibayangi Krisis Pangan. Stok Beras Nasional Tembus 25 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 25 juta ton dan cukup hingga Juli–Agustus

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5400472/original/073625000_1762120278-ac-milan-vs-as-roma-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332500/original/036740400_1756504263-AP25241736036173.jpg)