JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar ikut menabuh beduk untuk di malam takbiran menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Nasaruddin dengan sejumlah pengurus Masjid Istiqlal bersama-sama menabuh beduk-beduk yang ada di aula utama.
Selaku Imam Besar, Nasaruddin menabuh beduk paling besar yang berada di tengah ruangan.
Salawat dilantunkan bersama dengan pukulan beduk.
Baca juga: Rekayasa Lalin Malam Takbiran di Jakarta Bersifat Situasional, Ini Titik dan Rutenya
Di samping Nasaruddin, terdapat delapan beduk lebih kecil yang ditabuh bersama-sama.
“Saya berharap takbir pada malam ini membesarkan semangat kita setelah dosa kita bersih sekarang ini,” ujar Nasaruddin, saat memberikan ceramah sebelum menabuh beduk malam takbiran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Dalam ceramahnya, Nasaruddin menyampaikan beberapa petuah.
Dia mengingatkan, Hari Raya Idul Fitri besok adalah momen umat Islam agar membebaskan diri dari rasa bersalah.
Momen pengampunan dosa itu akan terjadi ketika halal bihalal dilaksanakan.
Ketika melaksanakan halal bihalal, dosa-dosa akan diampuni.
Baca juga: Idul Fitri 1447 H, Prabowo Ajak Perkuat Kebersamaan dan Persatuan Bangsa
“Dosa kita secara vertikal diampuni Allah. Secara horizontal, besok kita saling memaafkan. Maka itu terbebas kita dari rasa berdosa dan rasa bersalah,” ujar dia.
Dia berharap, usai berlebaran besok, semua pihak akan merasa lebih ringan dalam menjalankan hidup.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang