Bupati Ciamis Bantu Dua Warga Perbaiki Rutilahu, Milik Guru Honorer dan Lansia Sebatang Kara

harapanrakyat.com,- Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya. Melalui tim utusannya, Herdiat menyalurkan bantuan untuk memperbaiki dua rumah tidak layak huni (rutilahu) milik seorang lansia dan guru honorer di Kabupaten Ciamis, Sabtu (14/3/2026).

Dua warga yang menerima bantuan tersebut adalah Agus Firdaus, seorang guru agama honorer di Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, serta Kandi, lansia penderita katarak yang hidup sebatang kara di Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri.

Masing-masing penerima mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta untuk memperbaiki rumah mereka yang kondisinya sudah tidak layak ditempati. Selain bantuan dana, bupati juga memberikan paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari penerima.

Baca Juga: Bantuan Rutilahu Bupati Ciamis Bikin Haru Warga Rancapetir

Bantuan tersebut sejatinya akan diserahkan langsung oleh Bupati Herdiat. Namun karena kondisi kesehatannya yang sedang menurun akibat kelelahan, penyaluran bantuan dilakukan melalui tim utusan.

“Pak Bupati sebenarnya ingin langsung datang, tetapi kondisi beliau sedang kurang sehat. Informasi mengenai kondisi rumah warga ini juga baru diterima malam sebelumnya,” ujar salah satu tim utusan Bupati saat meninjau lokasi.

Saat tim tiba di Desa Mangkubumi, rumah milik Agus Firdaus ternyata sudah dalam kondisi dibongkar. Warga setempat bersama perangkat desa terpaksa merobohkan bangunan tersebut karena dikhawatirkan membahayakan pemiliknya.

Baca Juga: Saat Tarawih Keliling, Bupati Ciamis Salurkan Bantuan Dua Rutilahu

Sekretaris desa setempat menjelaskan, warga sebenarnya ingin membantu Agus dengan membangun saung sederhana secara swadaya agar ia tetap memiliki tempat berteduh. Namun keterbatasan biaya membuat rencana tersebut belum bisa direalisasikan.

Setelah mendengar rencana gotong royong warga, tim utusan Bupati kemudian menanyakan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali rumah tersebut.

“Warga menyebut sekitar Rp15 juta sudah cukup untuk membangun rumah sederhana. Namun Pak Bupati memutuskan memberikan bantuan Rp20 juta agar pembangunan bisa lebih layak,” kata tim tersebut.

Keputusan itu pun disambut gembira oleh warga dan Agus Firdaus yang selama ini tinggal seorang diri setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Guru Honorer di Ciamis Tinggal di Rutilahu

Agus Firdaus mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memperbaiki rumahnya yang sebelumnya sudah tidak layak ditempati.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati atas bantuan ini. Uang Rp20 juta dan sembako yang diberikan sangat membantu saya untuk memperbaiki rumah agar bisa kembali layak ditempati,” ujarnya.

Agus yang sehari-hari bekerja sebagai guru agama honorer itu selama ini tinggal seorang diri di rumah peninggalan orang tuanya.

Lansia Sebatang Kara Penderita Katarak Dapat Bantuan Rutilahu

Setelah dari Sadananya, tim utusan Bupati melanjutkan perjalanan menuju Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri. Di lokasi tersebut mereka mengunjungi rutilahu milik Kandi, seorang lansia sebatang kara dengan menderita katarak.

Kondisi rutilahu yang ditempati Kandi terlihat sangat memprihatinkan. Bangunan sederhana itu sudah tidak layak dihuni dan membutuhkan perbaikan segera.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat setempat menyatakan siap membantu proses pembangunan rumah melalui gotong royong.

Bantuan yang diberikan Bupati Ciamis diharapkan dapat meringankan beban Kandi sekaligus mempercepat proses pembangunan rumah yang lebih layak untuk ditempati.

Program bantuan rutilahu sendiri menjadi salah satu upaya Bupati Herdiat untuk membantu warga kurang mampu agar dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan layak. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Read More

Baca Juga