Robot Anjing Buatan China di KTT AI India Picu Kontroversi Gegara Seorang Profesor

![]()
Arief Setyadi
, Jurnalis-Kamis, 19 Februari 2026 |04:12 WIB

Robot anjing buatan China di KTT AI India picu kontroversi (Foto: Reuters)
NEW DELHI – Seorang profesor di India menuai kecaman keras setelah memberikan pernyataan bahwa robot anjing yang dipamerkan di KTT AI bergengsi di New Delhi dikembangkan universitasnya. Padahal, model robot tersebut produk yang dijual secara komersial oleh perusahaan rintisan asal China, Unitree.
Robot mekanik berwarna perak tersebut dipamerkan di stan milik universitas swasta, Galgotias University, dalam acara AI Impact Summit minggu ini.
Kejadiannya berawal dalam sebuah wawancara televisi pada Selasa, Profesor Neha Singh memperkenalkan robot tersebut kepada reporter TV India dan mengklaim bahwa alat itu dikembangkan pihak universitas.
“Anda harus bertemu dengan Orion,” ujar Singh kepada reporter saat robot anjing tersebut melakukan berbagai atraksi, seperti melambai ke kamera dan berdiri dengan kaki belakangnya, dikutip easterneye.biz, Rabu (19/2/2026).
“Ini telah dikembangkan oleh pusat unggulan (centres of excellence) di Galgotias University,” kata Singh, sembari memaparkan investasi institusi tersebut di bidang kecerdasan buatan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
