Saling Kenal, Korban dan Pelaku Penusukan di Blok M Berdamai Usai Konflik Lahan Parkir

JAKARTA, KOMPAS.com – Penusukan yang terjadi di wilayah Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (5/2/2026), berakhir damai. Korban dan pelaku sepakat menempuh mekanisme restorative justice (RJ) setelah melalui proses mediasi yang difasilitasi kepolisian.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih mengatakan, kesepakatan damai tersebut telah diproses oleh penyidik.
“Sudah ada kesepakatan damai, restorative justice sudah diproses,” kata Murodih kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Modus Copet di Gang Viral Blok M Terbongkar, Pelaku Tertangkap Kamera
Murodih menjelaskan, korban dan pelaku saling mengenal. Upaya perdamaian dilakukan setelah pelaku mendatangi korban yang kondisinya mulai membaik pascakejadian.
“Dari terlapor dia sudah mendatangi korban, karena mereka saling mengenal. Sehingga mereka berupaya untuk RJ,” jelas Murodih.
Ia menambahkan, apabila seluruh prosedur restorative justice telah terpenuhi, penyidik akan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).
“Ya rencananya SP3 kalau sudah ada kesepakatan RJ, ya kami selesaikan,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial MH menjadi korban penusukan usai terlibat adu mulut terkait perebutan lahan parkir di kawasan Blok M, Kamis (5/2/2026).
“Wilayah kerja mereka dalam aksi premanisme ini, terjadi perebutan lahan parkir, kemudian terjadi cekcok, sehingga sampai terjadi penusukan,” ujar Satrio di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (8/2/2026).
Baca juga: Lagi Asyik Selfie, Ponsel Pengunjung Gang Viral Blok M Dicopet
Dalam peristiwa tersebut, pelaku berinisial RMF mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan menusuk perut bagian kiri korban.
MH kemudian meminta bantuan rekan-rekannya dan dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring untuk mendapatkan perawatan medis.
Atas perbuatannya, RMF sempat dijerat Pasal 262 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pengeroyokan secara bersama-sama yang mengakibatkan luka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
