Ini Tampang Sopir Mobil SPPG Kebumen Tabrak Sekolah Lalu Ngamuk Hajar 15 Orang

Kebumen –
Ajiz Setyo Wihantoro (39) yang merupakan sopir mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kebumen, Jawa Tengah menabrak gerbang sekolah. Pria yang diduga dalam keadaan mabuk itu tak bisa berkutik saat dibekuk dan diamankan polisi usai mengamuk dan melukai belasan warga.
Dengan tangan diborgol di belakang, Ajiz Setyo Wihantoro (39) warga Desa Karangsambung, Kecamatan Karanggayam dibekuk dan dibawa ke Mapolsek Karanggayam oleh petugas setelah berbuat onar. Sebelumnya, ia menabrak gerbang SDN Clapar, Kacamatan Karanggayam dan talud pada Jumat (6/2/2026) sore.
Dari foto yang diperoleh, Ajiz saat itu hanya mengenakan kaus berkerah dan celana pendek. Sebab saat itu dia tidak sedang berdinas. Beberapa tato terlihat di dada serta kakinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plh Kapolsek Karanggayam, Ipda Samun mengungkapkan, setelah menabrak gerbang SD dan talud, warga berusaha mendekat untuk menolong pelaku. Namun, yang bersangkutan justru emosi dan ngamuk ke warga dengan membabibuta.
Aparat kepolisian yang mendapatkan laporan peristiwa itu langsung meluncur ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku. Pria berambut ikal dengan tato di dada dan kedua kakinya itu kini hingga kini sedang diperiksa oleh petugas.
“Ketika itu warga mau menolong, tapi karena yang bersangkutan itu psikologisnya tidak stabil malah ngamuk ke warga sekitar secara membabibuta. Terus kita amankan ke Polsek Karanggayam,” ungkapnya.
Sebelum peristiwa itu terjadi, sopir sudah terpantau oleh warga sekitar mengemudi mobil secara ugal-ugalan. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil melaju tidak terkendali hingga menabrak pagar gerbang SD dan talud.
“Pengemudi itu memang sudah terpantau mengemudi mobil secara ugal-ugalan. Sesampainya di TKP itu kan agak naik terus belok, nah itu tidak terkendali terus nabrak pagar gerbang SD. Setelah itu mobil pecah ban, oleng lagi maju nabrak dinding talud depan SD,” imbuhnya.
Beruntung, saat kejadian sekolah dalam keadaan kosong. Meski tidak ada korban dari pihak sekolahan, namun belasan warga menjadi korban amukan pelaku.
“Korban tidak ada yang luka berat, korban sekitar 15 orang luka kena pentung karena jotos. Yang pas nabrak malah nggak ada korban. Ini korban dari warga yang mau menolong, dia keluar dari mobil malah ngamuk ke warga Sekitar. SD kosong karena kejadian sekit jam 17.00 WIB,” pungkasnya.
(alg/ahr)
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
