Friday, 6 November 2026

Terkini
Lampung

Pemprov Jateng Pulangkan 99 Warganya Terdampak Bencana dari Kabupaten Bener Meriah

Pemprov Jateng Pulangkan 99 Warganya Terdampak Bencana dari Kabupaten Bener Meriah

Pemprov Jateng Pulangkan 99 Warganya Terdampak Bencana dari Kabupaten Bener Meriah

Pemprov Jateng Pulangkan 99 Warganya Terdampak Bencana dari Kabupaten Bener Meriah

Facebook JPNN.com Twitter JPNN.com Pinterest JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemerintah Jawa Tengah memulangkan 99 warganya yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (20/12). Foto: Kenny Kurnia Putra/jpnn

jpnn.com, JAKARTA TIMUR – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulangkan 99 warganya yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (20/12).

Para korban diterbangkan langsung dari Aceh ke Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta menggunakan pesawat hercules milik TNI AU.

Kasubit Pelayanan Hubungan Antara Lembaga dan Masyarakat Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino mengatakan para korban berangkat langsung dari daerah Rembele, Aceh.

“Ini adalah pengungsi dari Kabupaten Bener Meriah. Sejumlah 99 orang yang terdiri dari 54 dari Cilacap, 34 dari Berbes, dan Pemalang tujuh, dan Pekalongan satu, serta dari Kerobokan dan Kebumen sebanyak lima,” kata pria yang akrab disapa Turino.

Dia menjelaskan para korban akan dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Namun, mereka nanti dirumah singgah dulu, didinsos, setelah itu dijemput oleh para keluarganya masing-masing,” lanjutnya.

Dia menjelaskan para korban tersebut rata-rata bekerja sebagai penderes karet.

Turino menjelaskan pemulang itu dilakukan setelah para korban meminta langsung kepada Pemprov Jateng.

Pemerintah Jawa Tengah memulangkan 99 warganya yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (20/12).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *