Friday, 6 November 2026

Terkini
Lampung

LEGO MRI Scanners Bikin Anak-Anak Penderita Penyakit Berat Tidak Takut Lagi

LEGO MRI Scanners Bikin Anak-Anak Penderita Penyakit Berat Tidak Takut Lagi

LEGO MRI Scanners bikin anak-anak penderita penyakit berat seperti kanker tiidak takut lagi. ilustrasi. Foto: Tim RS Jakarta

jpnn.com, JAKARTA – Rumah singgah dan tempat pendampingan seperti Pita Kuning, serta rumah sakit mitra seperti FKUI–RSCM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Hospital, dan fasilitas milik UNPAD, MRI atau Magnetic Resonance Imaging adalah bagian dari hidup.

Anak-anak datang dengan penyakit berat yang memang hanya dapat dipantau melalui MRI berkala – di antaranya: tumor otak dan kanker otak, neuroblastoma, leukemia dengan risiko penyebaran ke sistem saraf, retinoblastoma, hydrocephalus, kelainan bawaan otak, Langerhans Cell Histiocytosis (LCH), osteosarcoma, nasopharyngeal cancer, eye nerve tumor, dan penyakit jantung bawaan (congenital heart disease).

Ada juga lupus dengan komplikasi neurologis, nephrotic syndrome, lung mass atau tumor dada, dan berbagai kondisi serius lain yang mengharuskan pencitraan rutin setiap beberapa bulan.

Anak-anak itu dari balita sampai remaja lebih sering masuk ke ruang MRI dibanding masuk ruang kelas.

Setiap pemeriksaan ibarat pintu yang harus mereka buka berulang kali, tanpa pernah benar-benar siap.

Oleh karena itu, ketika ayah Rio suatu sore berkata bahwa ASEAN Foundation bekerja sama dengan United Way Worldwide dan didukung oleh LEGO menjalankan sebuah program bernama CALM MRI – Fear To Confidence: Learning Through Play with LEGO MRI Scanners Programme, ibunya hanya bisa mengernyit.

 “Mainan? Untuk MRI?” kata ayah Rio, Kamis (4/12).

Namun, seperti banyak keluarga lainnya, keputusasaan yang panjang membuat mereka mau mencoba apa saja asal bisa sedikit saja mengurangi ketakutan Rio. 

LEGO MRI Scanners bikin anak-anak penderita penyakit berat seperti kanker tiidak takut lagi.

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *