Friday, 6 November 2026

Terkini
Lampung

Dinas Pendidikan Ciamis Minta Sekolah Tingkatkan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Dinas Pendidikan Ciamis Minta Sekolah Tingkatkan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

harapanrakyat.com,- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, meminta seluruh satuan pendidikan meningkatkan kewaspadaan cuaca ekstrem Ciamis. Himbauan ini disampaikan Erwan saat membuka acara Pengenalan dan Implementasi Deep Learning di Auditorium STIKes Muhammadiyah Ciamis, Senin (24/11/2025).

Erwan menjelaskan, pihaknya sudah koordinasi secara lisan ke semua sekolah untuk memantau situasi di lapangan. Sebab, keselamatan peserta didik adalah prioritas utama.

“Secara lisan, kita sudah melakukan koordinasi kepada seluruh satuan pendidikan. Tapi kita harus tetap tenang dalam menjalankan aktivitas belajar. Keselamatan siswa menjadi prioritas utama, dan kalau ada yang terdampak langsung lapor,” terangnya.

Inisiasi Satuan Tugas Bencana PGRI

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Erwan memaparkan bahwa dari total sekolah di Kabupaten Ciamis (termasuk PAUD, SD, dan SMP), sekitar sepuluh persen ruang kelas mengalami rusak berat. Kerusakan ini paling banyak pada jenjang Sekolah Dasar (SD).

“Dari total semua sekolah yang mengalami rusak berat, kalau kita presentasikan sekitar sepuluh persen ruang kelas yang mengalami rusak berat. Kondisi ini terus kita laporkan kepada pemerintah pusat, Provinsi, maupun kabupaten,” jelasnya.

Menyambut instruksi tersebut, Ketua PGRI Ciamis, Apih Edi, menambahkan bahwa pihaknya tengah menginisiasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Bencana di bawah naungan PGRI. Satgas ini nantinya akan bekerja sama dengan BPBD Ciamis dalam penanganan darurat di lingkungan sekolah.

Apih Edi berharap, inisiasi Satgas ini dapat memastikan kegiatan belajar-mengajar tidak terganggu. “Kami sedang merumuskan tentang Satgas bencana ini. Setiap koordinator wilayah (korwil) akan bahu-membahu membantu ketika terjadi bencana di satu wilayah pendidikan,” kata Apih Edi.

Ia pun meminta tenaga pendidik tetap tenang dan mampu menjadi teladan bagi siswa. Apalagi ketika saat menghadapi situasi tak menentu akibat cuaca ekstrem. “Guru harus menjadi penerang dalam kegelapan, menenangkan di setiap keadaan, dan menjadi panutan. Jadilah guru yang digugu dan ditiru,” pungkasnya. (Fahmi/R6/HR-Online)

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *