Genangan Air Masih Rendam Badan Jalan, Warga Minta Solusi Permanen Banjir Jalan Nasional Pangandaran

harapanrakyat.com,- Jalan Raya Nasional Banjar-Pangandaran, tepatnya di depan Pasar Tradisional Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, masih tergenang air setelah Sungai Citanduy meluap, Senin (24/11/25). Akibatnya, arus transportasi dari kedua arah sempat terganggu.
Eful Saepulloh (27), salah seorang warga setempat menyampaikan bahwa luapan air datang dengan sangat cepat meskipun tidak terjadi hujan di kawasan tersebut. Ia menyebut genangan sudah merendam badan jalan raya Kalipucang sejak sore hari.
Menurut Eful, ketinggian air yang mencapai 30 sentimeter tersebut tidak surut sekaligus karena debit air dari Sungai Citanduy masih tinggi. Ia juga mencatat bahwa kondisi ini merupakan banjir terparah yang pernah terjadi.
Baca juga: Klinik Ortopedi RSUD Pandega Pangandaran Beri Kemudahan, Berobat Tak Lagi ke Ciamis
Ia khawatir, jika terjadi hujan kembali di wilayah hulu, genangan pasti akan naik lagi dan mengganggu aktivitas warga. “Luapan air Sungai Citanduy sangat cepat, padahal tadi tidak terjadi hujan tetapi sekarang air kembali naik merendam badan jalan nasional. Di tengah-tengah lokasi banjir itu, tadi pagi belum naik sampai jalan sore hampir 30 sentimeter,” ujarnya.
Merespons situasi ini, Kepala Bidang PSDA di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran, Indra, menjelaskan bahwa ada tujuh desa yang terdampak parah tahun ini. Desa-desa tersebut meliputi Pamotan, Kalipucang, Cibuluh, Tunggilis, Ciganjeng, Maruyungsari, dan Paledah.
Indra menegaskan, masalah utama yang memicu luapan air dan banjir di jalan nasional Pangandaran ini adalah pendangkalan di area sungai serta kondisi tanggul yang terlalu rendah. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendesak adanya tindakan cepat untuk mengatasi persoalan ini. “Diperlukan tanggul pengaman banjir Sungai Citanduy sepanjang enam koma tujuh kilometer dan hal itu harus disegerakan,” ucap Indra. (Ala/R6/HR-Online)
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
