Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Mengeluh , Keluhan Warga Tidak Direspon Kepala Desa Rekom Pindah Suplayer

LAMPUNG TIMUR(lintasmedia.news) : – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sumberejo, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, dikeluhkan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Rabu (06/10/2021).
Menurut keterangan KPM, Kepala Desa Sumberejo, Kodri seolah tutup mata dengan pengaduan warga desa. Hal ini terjadi saat KPM meminta rekom dari kades terkait pernyataan warga yang ingin pindah suplayer. Kades tidak berkenan memberikan tandatangan.
“Ya, Pak Kades Kodri ketika kami minta tandatangan rekomendasi malah melempar ke e-warung, dan e-warung ngelempar lagi ke kades, ini sebenarnya ada apa dengang kades dan e warung, apakah kades sengaja menghindari tanggung jawab atau sudah ada kerjasama dengan e-warung,” ujar salah seorang warga mempertanyakan.
Warga penerima bantuan berencana pindah suplayer karena ingin mendapat komoditi atau barang yang lebih banyak dan dengan kualitas yang lebih baik.
“Suplayer sebelumnya memberikan komoditi berupa beras 10 kg, telur 20 butir, kentang 0,5 kg, kacang ijo 0,5 kg, buah pir 4 butir, dan tidak ada CSR dari perusahaan,” ungkap salah seorang KPM.
Sementara, PT Say Betik Sukses Mandiri menawarkan keuntungan yang lebih banyak, serta CSR untuk keluarga KPM,” tambahnya.
Saat media ini hendak mengkonfirmasi kades setempat, Selasa (5/9/2021) tepat pukul 12.20 wib, kades tidak ada di tempat kerja meski saat jam kerja. Terlihat hanya ada dua orang yang ada di kantor desa. Keduanya kompak menjawab kades tidak ada di kantor, tanpa tahu kemana.
Sementara, Camat Waway Karya, Achmad Naufal, saat ditemui di kantor camat mengaku tidak mengetahui persoalan ini.
“Saya belum bisa memberikan statment, sebab saya disini masih baru beberapa minggu, coba nanti saya adakan rapat kordinasi, di forum saya bahas,” terangnya.
Hingga berita ini ditayangkan, Kades Kodri belum bisa ditemui. Begitu juga dihubungi via Whatsapp, istri Kades yang menjawab.
“Iya pak, pak kadesnya sedang keluar pak, nanti kalau sudah pulang saya beritahukan ke bapak,” balasan pesan yang dikirim kepada kades. ** Ronny.
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
