Gelar Seminar Proposal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Hibah Institusi 2023, Ini Harapan Rektor IIB Darmajaya

BANDARLAMPUNG (Lintas media. News) : – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IIB Darmajaya menggelar Seminar Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Hibah Institusi pada Jumat (3/3/23).
Seminar digelar di dua tempat yaitu ruang meeting lantai I dan ruang LP2M. Terdapat 9 proposal penelitian dan pengabdian masyarakat yang diseminarkan.
Kepala LP2M IIB Darmajaya, Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs., mengatakan seminar proposal penelitian dan pengabdian masyarakat hibah institusi rutin dilakukan tiap tahunnya. “Seminar proposal sebagai sarana diskusi antara peneliti atau pengabdi dan reviewer, sehingga penelitian atau pengabdian yang dihasilkan semakin berkualitas,” ungkap dia seperti dikutip dari http://darmajaya.ac.id.
Menurut dia, untuk persyaratan juga saat ini dilakukan dengan ketat. “Antusiasnya tidak menurun malah meningkat,” tuturnya.
Tahun berikutnya, kata dia, diharapkan akan lebih banyak lagi proposal yang dibuat. “Harapannya dapat meningkatkan kinerja prodi bapak ibu masing-masing. Ini juga untuk mendukung akreditasi unggul institusi,” ujarnya.
Sementara, Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan seminar proposal penelitian dan pengabdian hibah institusi ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. “Semua dosen untuk ikut ambil bagian dalam Tri Darma ini, karena tugas dosen tidak hanya sebagai pengajar, tapi harus meneliti dan mengabdi” ungkapnya.
Menurut dia, penelitian juga bisa meng-capture kampus untuk dapat berkembang. “Permasalahan di masyarakat merupakan wahana bagi para dosen untuk melakukan penelitian sehingga menghasilkan solusi yang tepat guna. Misalkan literasinya kurang ataupun daya jual produk UMKM yang masih rendah, maka tugas anda untuk membantu masyarakat,” imbuhnya.
Rektor juga berharap ke depan penelitian yang dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi saat ini. “Penelitian juga tidak hanya dilakukan oleh dosen tapi dengan mengajak mahasiswa. Hal ini juga agar dapat membuka pola pikir mahasiswa kita untuk meneliti,” ujarnya.
Firmansyah menambahkan dalam meneliti yang paling utama dan penting adalah bermanfaat bagi kampus dan masyarakat luas. “Kemarin, contohnya kita bersama Coca Cola melakukan pengelolaan sampah di Kota Metro. Langsung dirasakan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Red)
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
