Kabupaten Lampung Selatan Mengadakan Kegiatan Webinar “Makin Cakap Digital 2022”

LAMPUNG SELATAN (Lintasmedia.news) : – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi bersinergi mengadakan kegiatan webinar “Makin Cakap Digital 2022” di Kabupaten Lampung Selatan, Senin ( 22/8/2022).
Acara yang diselenggarakan secara virtual tersebut diikuti oleh seluruh pelajar siswa/siswi dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Lampung Selatan dengan mengusung tema “Rekam Jejak Digital Di Ranah Pendidikan”.
Webinar tersebut diawali dengan sambutan dari Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan yang mengatakan, peningkatan penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni, agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan produktif, bijak dan tepat guna.
“siswa perlu bijak dalam dunia digital ini dan memiliki etika yang baik dalam berkegiatan di dunia digital,”ujar Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, dalam sambutan pada program Makin Cakap Digital menyampaikan, Kementerian Kominfo secara konsisten menjalankan program literasi digital Nasional yang ditujukan bagi para siswa, mahasiswa hingga tenaga kependidikan.
“Kementerian Kominfo akan berfokus memberikan literasi digital pada kelompok pendidikan yang dimulai dari siswa kelas 5 SD, SMP, SMA, mahasiswa juga guru,” jelasnya.
Johnny G. Plate juga menjelaskan,pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar.
“Program Makin Cakap Digital sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021 yang lalu, berfokus pada peningkatan wawasan dan kecakapan digital masyarakat Indonesia yang diukur berdasarkan 4 (empat) pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital,” terangnya.
Nanang Ermanto Bupati Lampung Selatan menyebutkan, perkembangan teknologi digital dalam komunikasi informasi terus mengalami kemajuan, membuat masyarakat dituntut untuk terus beradaptasi dan mengikuti setiap perubahan yang ada.
“Semoga melalui kegiatan ini kita dapat melakukan percepatan transformasi digital untuk mewujudkan birokrasi digital Indonesia yang berkelas dunia dan berdaya saing dengan cara meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dalam aspek literasi digital,” sebutnya.
Dirinya juga menerangkan, literasi digital berguna untuk meningkatkan kemampuan individu dalam mengakses, memahami, membuat, mengkomunikasikan dan mengevaluasi teknologi digital sehingga meningkatkan kemampuan kognitif sember daya manusia di Indonesia khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam kesempatan itu pula, Bupati Lampung Selatan tersebut menyatakan diri mendukung penuh kegiatan literasi digital yang dilaksanakan oleh Kementerian Kominfo RI yang bekerjasama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siber Kreasi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
“Dengan Program Webinar Indonesia Makin Cakap Digital, diharapkan dapat menggunakan media digital dengan bijak, Makin Digital Makin Maju,” pungkasnya. (*)
Artikel terkait
Berita terbaru
Pakar Soal Gibran Usai Putusan MA: Mundur atau Dimakzulkan
Pakar Soal Gibran Usai Putusan MA: Mundur atau Dimakzulkan
Der Klassiker Bayern Vs Dortmund: Kompany Dilarang Bicara Sepak Bola
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, masih menjalani pemulihan setelah pingsan dan dirawat di rumah sakit pekan lalu.
Wabup Tubaba Sampaikan Harapan untuk Wakil Bupati Way Kanan
Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Bupati Way Kanan untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Balai...
3 Santriwati Pesantren Agribisnis Muhammadiyah Raih Juara 2 Santrivision 2026 Tingkat Nasional
JAKARTA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kabupaten Bengkalis di tingkat nasional. Tiga santriwati Pondok Pesantren Agribisnis Muhammadiyah Nawawi
