Saturday, 31 October 2026

Terkini
Nasional

Industri Manufaktur Tumbuh 5,32%, Lampaui Ekonomi Nasional

Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32% pada kuartal II 2026. Simak kontribusi manufaktur terhadap PDB, investasi, ekspor, dan indikator ekspansi.

Sumber foto: Digivestasi

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai industri pengolahan nonmigas Indonesia masih berada dalam fase ekspansi. Data yang ia paparkan di Rapimnas Kadin 2026 menunjukkan sektor tersebut tumbuh 5,32% pada kuartal II/2026, sedikit di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% pada periode yang sama.

Sarmuji juga membandingkan kinerja 2025: industri pengolahan tumbuh 5,3%, sedangkan ekonomi nasional tumbuh 5,11%. Ia menyebut pola itu berbeda dari kecenderungan sebelumnya, ketika pertumbuhan industri biasanya berada sedikit di bawah ekonomi agregat.

Dalam paparan yang sama, industri pengolahan menyumbang Rp1.102,88 triliun terhadap PDB dan 38,98% dari realisasi investasi nasional. Sektor ini juga berkontribusi 82,40% terhadap nilai ekspor nasional pada Agustus 2026, menurut data yang dikutip Bisnis.com.

Indikator Indeks Kepercayaan Industri (IKI) dan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur disebut menunjukkan fase ekspansi. Bisnis.com melaporkan hal itu sebagai sinyal ketahanan, sementara Sarmuji menepis anggapan bahwa manufaktur sedang mengalami kontraksi.

Angka pertumbuhan tersebut menggambarkan kondisi sektor pada periode yang dilaporkan; satu kuartal belum cukup untuk menyimpulkan tren jangka panjang. Data investasi dan ekspor yang disebut juga memiliki periode pengukuran berbeda dari angka pertumbuhan kuartal II.

Sumber: Digivestasi. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *