Pelatih Persijap bersyukur bisa curi satu poin di kandang Persebaya
Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes bersyukur bisa mencuri satu poin saat bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, dengan menahan ...

Surabaya (ANTARA) – Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes bersyukur bisa mencuri satu poin saat bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, dengan menahan imbang 1-1 Persebaya Surabaya dalam laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027.
"Kami datang ke sini untuk mengambil poin dan itu menjadi tujuan kami. Pada akhirnya, kami bisa membawa pulang satu poin dan harus bersyukur atas hasil tersebut," kata Juan Cortes saat konferensi pers setelah pertandingan, Jumat malam.
Ia menjelaskan, sebelum pertandingan, tim pelatih telah mempelajari pola permainan Persebaya, terutama ancaman melalui umpan silang dari sisi lapangan dan situasi bola mati yang kerap dimanfaatkan untuk menciptakan peluang.
Menurut dia, Persijap mampu menjalankan strategi dengan baik pada babak pertama sehingga tidak memberikan banyak kesempatan kepada tuan rumah untuk menciptakan peluang bersih.
Bahkan, kata dia, Persijap memiliki dua hingga tiga peluang untuk mencetak gol, tetapi belum mampu memaksimalkannya.
Pada babak kedua, lanjutnya, timnya tetap mempertahankan pendekatan permainan yang sama hingga berhasil mencetak gol lebih dahulu dan berusaha memperkuat organisasi pertahanan untuk menjaga keunggulan.
Namun, Persijap harus kebobolan pada lima menit terakhir setelah Persebaya mampu menyamakan kedudukan melalui situasi bola mati.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui Persebaya memiliki keunggulan dalam situasi tersebut sehingga pihaknya telah memberikan perhatian khusus melalui latihan untuk mengantisipasi ancaman bola mati.
"Kami sudah mengetahui Persebaya sangat kuat dalam situasi bola mati dan sudah melatih antisipasinya. Namun, kami tetap kebobolan dan ini menjadi pelajaran bagi tim," ucapnya.
Terkait keputusan wasit dalam pertandingan tersebut, Cortes memilih tidak memberikan komentar lebih jauh dan menegaskan timnya akan memusatkan perhatian pada evaluasi permainan.
Ia mengatakan masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, sehingga Persijap akan fokus menjalankan rencana permainan agar dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Sementara itu, pemain Persijap Pirulo mengatakan pertandingan melawan Persebaya berlangsung sulit karena tuan rumah memiliki pemain-pemain berkualitas.
Ia menilai Persijap mampu menunjukkan permainan bertahan yang solid pada babak pertama dan beberapa kali mendapatkan kesempatan melalui serangan balik untuk menambah keunggulan.
"Kami harus berkembang dan bekerja lebih keras lagi karena ini merupakan poin tandang pertama kami. Kami sangat senang dengan hasil ini dan sekarang mencoba meraih kemenangan di kandang sendiri di pertandingan selanjutnya," tuturnya.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Vicki Febrianto COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sumber: Antara News jatim. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
