Friday, 30 October 2026

Terkini
Nasional

Berhasil Rampung Dua Bulan Lebih Cepat, Underpass Inul Resmi Tingkatkan Keselamatan Jalan Nasional

KUTAI TIMUR — Pembangunan proyek infrastruktur Underpass Inul di ruas Jalan Nasional Sangatta–Simpang Perdau, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, resmi

Sumber foto: RADAR BONTANG

KUTAI TIMUR — Pembangunan proyek infrastruktur Underpass Inul di ruas Jalan Nasional Sangatta–Simpang Perdau, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, resmi beroperasi setelah diselesaikan pada 8 Oktober 2026.

Capaian fisik proyek kolaborasi antara PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Wijaya Karya (WIKA), dan pemerintah ini tergolong impresif karena mampu tuntas lebih dari dua bulan lebih cepat dari target awal yang ditetapkan pada akhir Desember 2026.

Keberadaan underpass ini memisahkan jalur kendaraan umum dan armada angkutan tambang, sehingga perlintasan sebidang yang selama ini dinilai berisiko tinggi kini telah ditutup total. Mewakili manajemen KPC, General Manager Mining Development Division, Seno Alfi Syahrin, menegaskan komitmen perusahaan dalam mewujudkan fasilitas yang aman bagi publik.

“Dengan beroperasinya underpass ini, pemisahan antara lalu lintas umum dan kendaraan angkutan tambang yang selama ini kita rencanakan akhirnya dapat diwujudkan,” ujar Seno pada Sabtu (24/10/2026).

Pembangunan Underpass Inul merupakan salah satu dari tujuh proyek Kerja Sama Pelaku Usaha (KSPU) antara BBPJN Kalimantan Timur dan KPC yang disepakati sejak 5 Desember 2025. Dari sisi operasional, Direktur Operasi WIKA, Hananto Aji, mengapresiasi percepatan dan hasil akhir dari proyek strategis tersebut.

“Keberadaan underpass tidak sekadar menandai rampungnya pekerjaan konstruksi, tetapi juga menghadirkan solusi untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung produktivitas operasional perusahaan,” tegas Hananto.

Infrastruktur ini menjadi underpass ketujuh yang dibangun KPC sejak 2015 hingga 2026 demi menekan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.

Pemisahan akses tersebut disambut hangat oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang menilai kehadiran jalan pintas bawah tanah ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan keselamatan berkendara di jalan nasional.

Sumber: RADAR BONTANG. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *