Friday, 30 October 2026

Terkini
Nasional

Iluni UNP Gelar Seminar Nasional, Menaker hingga Wali Kota Padang Jadi Narasumber

PADANG, KLIKPOSITIF – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan perubahan kebutuhan industri menuntut tenaga kerja Indonesia untuk

Sumber foto: KlikPositif.com

PADANG, KLIKPOSITIF – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan perubahan kebutuhan industri menuntut tenaga kerja Indonesia untuk terus meningkatkan keterampilan. Penguasaan teknologi kini menjadi salah satu bekal penting bagi pencari kerja agar mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Prof. Yessierli, Ph.D., saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional dan Sharing Alumni Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNP tersebut merupakan bagian dari Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP Lintas Angkatan Tahun 2026. Yessierli menyampaikan materi bertajuk “Menyiapkan Talenta Indonesia untuk Dunia Kerja yang Terus Berubah” secara daring.

Menurut Yessierli, perkembangan teknologi telah mengubah tugas dan peran manusia dalam dunia kerja. Perubahan itu dipengaruhi oleh kemajuan AI, robotika, platform digital, teknologi hijau, hingga teknologi kesehatan.

Ia menegaskan, penguasaan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi menjadi semakin penting, baik bagi tenaga kerja maupun lulusan perguruan tinggi yang akan memasuki pasar kerja.

“69 persen leaders di Indonesia tidak akan merekrut seseorang tanpa keterampilan AI,” ujar Yessierli.

Selain penguasaan teknologi, Yessierli juga menyoroti perubahan pola rekrutmen tenaga kerja. Menurutnya, perusahaan kini semakin mempertimbangkan keterampilan dan kompetensi calon pekerja dibandingkan hanya mengandalkan gelar akademik.

Ia menyebutkan, sebanyak 97 persen perusahaan menggunakan rekrutmen berbasis keterampilan (skill-based hiring) untuk posisi tingkat pemula atau entry level.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi perguruan tinggi untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Yessierli juga mengaitkan perubahan dunia kerja dengan pergeseran demografi yang memengaruhi ketersediaan tenaga kerja di sejumlah negara. Di sisi lain, perkembangan bisnis global mendorong pertumbuhan pusat teknologi, rekayasa (engineering), dan layanan bisnis di berbagai negara.

Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan jejaring alumni dinilai penting untuk memperkuat kesiapan talenta Indonesia menghadapi perubahan tersebut.

Seminar nasional tersebut juga menghadirkan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, serta Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai narasumber.

Dari kalangan alumni, hadir Ketua Umum DPP Ikatan Alumni (Iluni) UNP, Drs. H. Nadirman, MM, yang juga menjabat sebagai CEO VMES 4.0; Anggota DPR RI, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, SE, MM, Tr; Direktur Komersial Bank BTN, Evita Berliana; serta Dra. Hj. Sukmawati Nasution.

Nadirman membawakan materi mengenai “Transformasi Digital dan Inovasi Teknologi”. Sementara itu, Lisda Hendrajoni mengangkat tema “Politik Kebangsaan dan Kepemimpinan Beretika”.

Adapun Fadly Amran menyampaikan materi bertajuk “Birokrasi Berintegritas dan Pelayanan Publik Berkualitas”.

Dalam paparannya, Fadly menjelaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendorong pembangunan melalui sembilan program unggulan, yakni Padang Amanah, Padang Juara, Smart Surau, Sinergi Nagari, Padang Melayani, Padang Rancak, Padang Sigap, UMKM Naik Kelas, dan Jelajah Kota Padang.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Sumber Daya Manusia (SDM) adalah investasi strategis untuk menggerakkan perubahan,” kata Fadly.

Ia juga memaparkan upaya Pemko Padang meningkatkan kualitas generasi muda melalui program beasiswa kuliah ke luar negeri. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas generasi muda dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Padang pada masa mendatang.

Seminar nasional dan sharing alumni ini diikuti para alumni IKIP Padang/UNP lintas angkatan dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertukar gagasan mengenai tantangan dunia kerja, transformasi digital, kepemimpinan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kehadiran para narasumber dari unsur pemerintah, legislatif, perbankan, dan organisasi alumni juga memperkaya perspektif peserta mengenai peran strategis alumni dalam mendukung pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP Lintas Angkatan Tahun 2026 sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarlulusan dan mendorong kolaborasi yang lebih luas antara alumni dan almamater.

Sumber: KlikPositif.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *