NOC Indonesia Lepas 12 Atlet Muda ke Olimpiade Dakar 2026
NOC Indonesia melepas 12 atlet muda, terdiri dari enam putra dan enam putri, untuk berlaga di sembilan cabang olahraga Youth Olympic Games Dakar 2026.

Indonesia mengirimkan 12 atlet muda untuk berkompetisi dalam Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026 di Senegal pada 31 Oktober hingga 13 November 2026. Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mengukuhkan dan melepas kontingen yang terdiri dari enam atlet putra dan enam atlet putri dalam acara di Senayan, Jakarta, Jumat (23/10/2026), dengan partisipasi di sembilan cabang olahraga, dilansir dari Indoposco.
Ajang tersebut menjadi penyelenggaraan Olimpiade pertama di Benua Afrika. Menurut NOC Indonesia, keikutsertaan para atlet tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan generasi penerus olahraga nasional.
Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyebut keikutsertaan Indonesia dalam edisi keempat Youth Olympic Games sebagai momentum penting bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan di tingkat internasional.
"Dakar 2026 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya ajang Olimpiade diselenggarakan di Benua Afrika. Ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga menegaskan bahwa Indonesia ada dan tampil di Youth Olympic Games ke-4 di Dakar, Senegal, bersama atlet muda terbaiknya," ujar Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum NOC Indonesia.
Oktohari juga menyoroti keseimbangan jumlah atlet putra dan putri sebagai bagian dari upaya memberikan kesempatan berprestasi yang setara. Ia mengingatkan bahwa perjalanan menuju Senegal membutuhkan waktu panjang sehingga kondisi kesehatan atlet perlu menjadi perhatian utama.
"Kali ini Tim CdM nya juga ada kekhususan karena perempuan semua, untuk memastikan 12 atlet mendapatkan pelayanan terbaik dan Insya Allah mendapatkan prestasi terbaik untuk bangsa Indonesia. Menuju Dakar itu tidak mudah, minimal 30 jam perjalanan. Untuk itu, atlet saya minta jaga kesehatan, yang utama harus sehat, harus fit untuk menjaga nama baik Indonesia di Youth Olympic Games," ujar Raja Sapta Oktohari.
Kontingen Indonesia dipimpin oleh Ita Yuliati sebagai Chef de Mission (CdM). Ketua Federasi Gimnastik Indonesia tersebut bertanggung jawab mengoordinasikan pendampingan dan memastikan kebutuhan atlet terpenuhi selama mengikuti kompetisi.
Ita menyatakan tim pendamping akan membantu atlet dalam aspek mental, kenyamanan, keselamatan, dan kesiapan menghadapi pertandingan. Dukungan tersebut ditujukan agar para atlet dapat tampil dalam kondisi prima selama kompetisi berlangsung.
"Tim CdM akan siap membantu atlet-atlet muda Indonesia Indonesia untuk mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengibarkan Merah Putih di Youth Olympic Games Dakar 2026. Kami akan support mereka dari sisi mental, dari sisi kenyamanan, dan dari sisi kesiapan keseluruhannya sehingga atlet kita bisa tampil dengan tenang, selamat, aman, dan kondisi prima," ujar Ita Yuliati, Chef de Mission kontingen Indonesia.
Menurut Ita, persiapan keberangkatan telah berjalan baik. Koordinasi juga dilakukan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dakar untuk memenuhi kebutuhan kontingen selama berada di Senegal, dengan dukungan Duta Besar RI untuk Dakar Ardan Wicaksono.
"Persiapan sudah berjalan dengan baik, kami juga dibantu oleh Dubes RI untuk Dakar, Bapak Ardan Wicaksono untuk menyiapkan segala kebutuhan untuk Tim Indonesia. Kami mohon doa restu dan dukungan agar seluruh kontingen diberikan kesehatan, kelancaran, dan kekuatan untuk berjuang bagi Merah Putih," ujar Ita Yuliati.
Sembilan cabang olahraga yang diikuti Indonesia adalah akuatik, atletik, balap sepeda, bulu tangkis, equestrian, judo, skateboard, triathlon, dan wushu. Komposisi atlet tersebut mencakup Nusrtdinov Zayan Fatih dari equestrian; Rayhan Pandu Aksara dan Miftaqul Putri Ayudis dari bulu tangkis; serta Michelle Surjadi Fang dan Reynard Delian Purwanto dari renang.
Atlet lainnya adalah Sashenka Cahaya Fatimah dari judo, Asael Christo Jacob Rondonuwu dari wushu, Zaidhar Maulana Ibrahim dari skateboard, Aira Martha Ardistri dari triathlon, Gendis Aulia Syafitri dari atletik, serta Aligya Keiko Hendranata dan M. Fathan Hidayatullah dari balap sepeda. Kontingen dijadwalkan bertanding di Dakar, Senegal, mulai 31 Oktober 2026.
Sumber: www.suaralandak.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
