Friday, 30 October 2026

Terkini
Nasional

Hari Santri Nasional, Pesantren Inklusi Gorontalo Dorong Kesetaraan Pendidikan

Pengasuh Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Putra Mandiri Gorontalo, Riska Duduti, berharap peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan ibadah para santri,...

Sumber foto: RRI.co.id

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pengasuh Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Putra Mandiri Gorontalo, Riska Duduti, berharap peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan ibadah para santri, termasuk santri penyandang disabilitas.

Menurut Riska, santri di pondok pesantren inklusi memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan, baik dalam pendidikan umum maupun pendidikan agama.

Ia mengatakan, meskipun para santri yang dibinanya memiliki keterbatasan, mereka tetap didorong untuk memperoleh pendidikan yang setara dengan santri di pondok pesantren noninklusi.

“Walaupun mereka memiliki keterbatasan, tetapi kalau soal pendidikan secara umum maupun pendidikan agama, kami berharap sudah setara dengan pendidikan pondok pesantren yang noninklusi,” ujar Riska saat diwawancarai RRI Gorontalo melalui telepon, Rabu 21 Oktober 2026.

Riska menambahkan, pihaknya berencana memperingati Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Putra Mandiri Gorontalo melalui kegiatan sederhana.

Ia menilai, peringatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat semangat belajar dan beribadah para santri.

Di sisi lain, Riska menyoroti tantangan pondok pesantren di tengah perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital yang semakin berkembang dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan pengawasan dan integritas pengelola pesantren. Ia berharap kasus penyimpangan yang melibatkan oknum tokoh agama atau pengelola pesantren tidak kembali terjadi.

Riska menegaskan, kepercayaan orang tua merupakan hal penting karena mereka menitipkan anak-anaknya di pesantren dengan harapan memperoleh pendidikan agama dan pengetahuan yang lebih baik.

Lebih lanjut, ia menilai santri saat ini memiliki kemampuan untuk bersaing dengan peserta didik dari sekolah umum. Hal itu terlihat dari keikutsertaan santri dalam berbagai kegiatan dan perlombaan pendidikan, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Karena itu, Riska berharap Hari Santri Nasional dapat memperkuat motivasi para santri untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

Ia juga berharap santri penyandang disabilitas semakin memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya di berbagai bidang.

Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *