jatim.jpnn.com, SURABAYA – Pelatih De Red FC Aji Santoso menyebut gol cepat PS Barito Putera memengaruhi mental anak asuhnya hingga kesulitan bangkit dan akhirnya kalah 0-2 pada pekan keenam Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu (18) malam.
De Red FC kebobolan melalui penalti Murilo pada menit ke-8. Upaya tuan rumah memperkecil ketertinggalan pada babak kedua juga gagal setelah eksekusi penalti Veloso pada menit ke-64 digagalkan kiper Barito Putera, Satria Tama.
“Malam hari ini kami tidak didampingi keberuntungan. Pada menit-menit pertama kami terkena penalti, itu yang membuat pemain sedikit down,” kata Aji saat konferensi pers seusai pertandingan.
Menurut Aji, kegagalan memanfaatkan penalti pada babak kedua turut memengaruhi mental pemain. Situasi tersebut membuat De Red FC makin kesulitan mengejar ketertinggalan.
Dia juga menilai sejumlah pemain yang mendapat kepercayaan tampil melawan Barito Putera belum mampu menunjukkan performa maksimal. Akibatnya, permainan De Red FC tidak berjalan sesuai karakter yang selama ini dibangun.
Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Aji, terlebih De Red FC belum mampu meraih kemenangan dalam pertandingan kandang pada awal musim ini. Padahal, tim berjuluk tuan rumah tersebut telah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan tandang.
Pelatih asal Malang itu berencana memperkuat mental pemain, terutama ketika tampil di kandang sendiri. Dia juga membuka kemungkinan mengubah komposisi pemain dan formasi demi memperbaiki performa tim pada pertandingan berikutnya.
“Ini tentunya menjadi tugas berat bagi saya bagaimana pemain bisa cepat mentalnya ketika main di home itu benar-benar bisa kuat,” tuturnya.


