jpnn.com, JAKARTA – Perayaan hari kebesaran Dewa Er Lang Shen dan Dewi Jiu Tian Xuan Nu berlangsung di Kelenteng Tian Fu Gong, kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk atau PIK, Jakarta Utara, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Yayasan Sanggar Sinar Suci untuk mempertahankan tradisi keagamaan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Tionghoa kepada masyarakat.
Menurut Ketua Umum Yayasan Sanggar Sinar Suci Soegiandi, perayaan itu memiliki makna mendalam karena mengangkat dua sosok yang menjadi teladan dalam kepercayaan Tridharma.
Dewa Er Lang Shen melambangkan keteguhan dalam menegakkan kebenaran, sedangkan Dewi Jiu Tian Xuan Nu dikenal sebagai sosok yang memiliki kebijaksanaan.
Melalui peringatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami pesan moral yang terkandung dalam tradisi penghormatan kepada para dewa-dewi.
“Kami mempunyai 12 dewa-dewi. Ke-12 dewa-dewi ini sebenarnya melambangkan simbol keteladanan bagi manusia,” katanya.
Soegiand menjelaskan setiap sosok mempunyai karakter luhur yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya ialah Dewi Jiu Tian Xuan Nu yang dalam tradisi Tiongkok kuno dipercaya berperan sebagai guru Kaisar Huang Di.



