Friday, 30 October 2026

Terkini
Lampung

Bandungan Semarang Berpeluang Kembangkan Sport Tourism

Bandungan Semarang Berpeluang Kembangkan Sport Tourism

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengamat pariwisata sekaligus mantan Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bambang Mintosih menilai pengembangan energi panas bumi melalui PLTP Gunung Ungaran dan sektor pariwisata di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, dapat berjalan berdampingan. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan dialog, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta perencanaan yang mampu menyelaraskan pengembangan energi, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pengembangan panas bumi dan pariwisata perlu ditempatkan dalam perspektif pembangunan daerah yang lebih luas. Kehadiran sumber energi bersih dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pembangunan, sementara sektor pariwisata terus mengembangkan daya tarik dan aktivitas ekonomi yang sesuai dengan karakteristik daerah. Kuncinya adalah membuka ruang dialog dan urun rembug bersama seluruh pemangku kepentingan,” kata Bambang yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat PHRI Jawa Tengah, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi perlu didukung diversifikasi atraksi, kreativitas masyarakat, serta penguatan ekosistem usaha lokal. Dalam konteks tersebut, pengembangan panas bumi perlu dikomunikasikan dan direncanakan secara terbuka agar berbagai kepentingan dapat dipertimbangkan, termasuk keberlanjutan destinasi wisata dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Seluruh unsur ekosistem pariwisata perlu dilibatkan, mulai dari pengelola destinasi, pelaku perhotelan, pusat oleh-oleh, biro perjalanan, komunitas, masyarakat, hingga pemerintah. Dialog ini penting untuk mengidentifikasi peluang, mengantisipasi tantangan, dan memastikan setiap upaya pembangunan memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Bambang menilai, kawasan Bandungan dan sekitarnya memiliki peluang untuk memperkaya pengalaman wisata melalui pengembangan wisata berbasis aktivitas dan kreativitas lokal. Salah satunya adalah sport tourism, yang memiliki prospek positif seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap berbagai kegiatan olahraga, termasuk ajang lari yang mampu mendatangkan wisatawan sekaligus menggerakkan usaha lokal.

Selain itu, potensi kopi lokal yang dikembangkan anak-anak muda dan pelaku kreatif dapat diperkuat melalui wisata kuliner, wellness tourism, serta pengalaman wisata alternatif lainnya. Pengembangan tersebut dapat menjadi bagian dari strategi memperluas pilihan wisatawan sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Kabupaten Semarang.

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *