Piers Morgan Ungkap Alasan Memilih Cristiano Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Masa
Jakarta, Inakoran Penyiar Inggris Piers Morgan menilai Cristiano Ronaldo merupakan pemain terbaik sepanjang masa, bukan Leo Messi. Penilaian tersebut bukan tanpa alasan. Menururt dia, Ronaldo mencatatkan rekor luar...

Penyiar Inggris Piers Morgan menilai Cristiano Ronaldo merupakan pemain terbaik sepanjang masa, bukan Leo Messi. Penilaian tersebut bukan tanpa alasan. Menururt dia, Ronaldo mencatatkan rekor luar biasa yang melampaui Messi.
Perdebatan tentang siapa pesepak bola terbaik sepanjang masa, terus mewarnai perjalanan karier Messi dan Ronaldo hingga saat ini. Sebagian mengatakan bahwa Messi merupakan yang terbaik, tetapi tidak sedikit yang menyebut Ronaldo yang terbaik. Piers Morgan percaya bahwa satu perbedaan penting seharusnya menyelesaikan perdebatan tersebut dan menguntungkan sang penyerang Portugal.
Penyiar Inggris yang blak-blakan itu berpendapat bahwa kesediaan Ronaldo untuk berkompetisi di berbagai negara, dikombinasikan dengan prestasi mencetak golnya yang luar biasa, memberinya keuntungan atas rival lamanya.
Berbicara kepada Sky Sports, dilansir dari Marca, Morgan membela pilihannya terhadap mantan penyerang Manchester United dan Real Madrid tersebut, sambil mengakui bahwa pendukung Messi berhak untuk mengambil kesimpulan yang berbeda.
"Menurut saya, Ronaldo telah menguji dan menantang dirinya sendiri jauh lebih banyak daripada Messi," kata Morgan.
"Dia telah mencetak lebih banyak gol dan memecahkan banyak rekor yang tidak dipegang Messi," tambah dia.
Mengapa Morgan yakin Ronaldo lebih unggul dari Messi?
Argumen Morgan berpusat pada kemampuan Ronaldo untuk mempertahankan standar mencetak golnya sambil beradaptasi dengan liga dan lingkungan bermain yang berbeda sepanjang kariernya.
Pemain internasional Portugal ini telah memenangkan kejuaraan domestik di Inggris, Spanyol, Italia, dan Arab Saudi, setelah membela Manchester United, Real Madrid, Juventus, dan Al-Nassr.
"Tapi lihat, keindahan sepak bola itu semuanya subjektif. Jika orang lain lebih menyukai Messi, semoga beruntung," kata Morgan selama wawancara.
"Namun keunggulan Ronaldo terletak pada statistik. Tidak ada yang memenangkan liga di lebih banyak negara daripada dia, tidak ada yang mencetak lebih banyak gol daripada dia, dan tidak ada yang mencetak lebih banyak gol internasional daripada dia."
Ronaldo baru-baru ini mencetak gol ke-981 dalam kariernya saat Al-Nassr menang 3-1 atas Neftchi, semakin mendekati status sebagai pemain pertama yang mencapai 1.000 gol resmi di level senior.
Rekor internasionalnya juga sangat signifikan, dengan 146 gol untuk Portugal yang memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain paling produktif yang pernah dihasilkan sepak bola.
Sementara itu, Messi telah mencetak 934 gol sepanjang kariernya menurut angka yang dikutip dalam diskusi tersebut, meskipun ia tampil 161 kali lebih sedikit daripada Ronaldo.
Morgan menempatkan Diego Maradona di atas Lionel Messi.
Komentar Morgan menjadi sangat provokatif ketika ia mempertanyakan apakah Messi bahkan pantas dianggap sebagai pemain sepak bola terbaik Argentina.
"Messi adalah pemain hebat, dia adalah salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Tapi, saya rasa dia bahkan bukan pemain Argentina terbaik," kata Morgan.
"Saya pikir Maradona adalah pemain sepak bola Argentina terhebat dan saya akan menempatkannya di atas Messi," tandas Morgan.
Penilaian ini kemungkinan akan memecah belah para pendukung mengingat delapan penghargaan Ballon d'Or yang diraih Messi, prestasinya bersama Barcelona, dan kepemimpinannya dalam kampanye Piala Dunia 2022 yang membawa Argentina meraih kemenangan.
Kedua pemain Argentina ini telah meninggalkan jejak yang sangat besar di sepak bola internasional, meskipun prestasi mereka diraih pada era yang berbeda, sehingga perbandingan langsung menjadi sangat subjektif.
Upaya Cristiano Ronaldo untuk mencapai 1.000 gol terus berlanjut.
Ronaldo tetap menjadi sosok penting di Al-Nassr, setelah mencetak lima gol dalam sembilan penampilan di semua kompetisi selama tahap awal musim.
Pemain berusia 41 tahun itu dijadwalkan menghadapi Al-Ahli pada Kamis, 15 Oktober, saat ia terus mengejar tonggak sejarah 1.000 gol.
Masa depannya bersama Portugal masih belum pasti di tengah laporan adanya perselisihan mengenai waktu bermain, tetapi upayanya untuk meraih rekor individu lebih lanjut terus berlanjut di level klub.
Morgan, yang telah beberapa kali mewawancarai Ronaldo, percaya bahwa prestasi-prestasi tersebut akan tetap menjadi bukti terkuat yang mendukung posisinya dalam perdebatan abadi di dunia sepak bola.
"Rekor-rekor itu akan bertahan sepanjang masa dan itulah mengapa, bagi saya, dia adalah nomor satu," Morgan menyimpulkan.
Sumber: InaKoran. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
