Dradjad: Kepatuhan dan Tata Kelola Penting bagi Dunia Usaha
Kepastian perizinan dan tata kelola yang baik menjadi fokus pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang sehat di Indonesia. Penguatan kepatuhan, transparansi, dan kualitas pelayanan dinilai penting agar dunia usaha memiliki...

RRI.CO.ID, Jakarta – Kepastian perizinan dan tata kelola yang baik menjadi fokus pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang sehat di Indonesia. Penguatan kepatuhan, transparansi, dan kualitas pelayanan dinilai penting agar dunia usaha memiliki kepastian dalam menjalankan kegiatan bisnis dan mengembangkan investasi.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menegaskan hal tersebut saat menyampaikan opening keynote pada Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026. Menurutnya, tata kelola dan kepatuhan merupakan faktor penting dalam mendukung kemajuan ekonomi nasional.
“Bapak Presiden berusaha untuk menegakkan masalah compliance sama good governance, sama kata kelola yang baik. Karena memang untuk membawa Indonesia maju itu tata kelola dan compliance menjadi salah satu yang krusial bagi dunia usaha,” ujar Dradjad.
Salah satu langkah pemerintah dilakukan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 yang memperkuat penerapan service level agreement (SLA) dalam proses perizinan dan mekanisme fiktif positif. Pemerintah juga memperkuat Satgas P3MPPE dengan menyediakan kanal layanan yang dapat diakses selama 24 jam setiap hari.
Penguatan tata kelola tersebut berjalan seiring dengan upaya meningkatkan investasi nasional. Pada Semester I 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,45 persen dengan realisasi investasi mencapai Rp1.010,6 triliun. Pemerintah berupaya menjaga momentum tersebut melalui perbaikan iklim usaha dan peningkatan kepastian regulasi.
Dradjad mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kolaborasi dengan sektor swasta, investor, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya dibutuhkan agar investasi mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat industri nasional.
Melalui penguatan kepatuhan dan pelayanan perizinan, pemerintah berharap dunia usaha memperoleh kepastian yang lebih baik dalam berinvestasi. Langkah ini juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
