Saturday, 31 October 2026

Terkini
Bola

Mengenang Panasnya Persaingan Arsenal vs Manchester United Jelang “The Rivalry Returns”

Legenda liga sepak bola Inggris akan kembali ke dalam rivalitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Sumber foto: Kompas.id

JAKARTA, KOMPAS — Persaingan Manchester United dan Arsenal pernah menjadi salah satu cerita paling sengit dalam sepak bola Inggris. Menjelang pertemuan kembali para mantan pemain legendaris dari kedua tim dalam laga The Rivalry Returns di Jakarta, Sabtu (10/10/2026), kenangan tentang ketegangan, mentalitas kompetitif, dan rasa hormat di antara para pemain kembali mengemuka.

Ryan Giggs, mantan gelandang Manchester United, mengenang bagaimana persiapan menghadapi Arsenal pada masa dahulu dapat dimulai sejak sepekan lalu sebelum pertandingan. Duel melawan tim rival seperti Arsenal bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan kesempatan untuk membuktikan keunggulan tim di tengah persaingan memperebutkan gelar.

Ketatnya rivalitas itu juga membentuk cara para pemain menyikapi lawan. Giggs menyoroti kebiasaan pemain masa kini yang saling berpelukan sebelum pertandingan.

”Kami dahulu tidak melakukan seperti itu sebelum pertandingan. Kami tetap menghormati mereka karena tahu mereka pemain dan tim yang bagus. Setelah pertandingan, kami berjabat tangan dan mengucapkan selamat atas pertandingan yang bagus, lalu berpisah,” kata Giggs dalam konferensi pers di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Ia mengatakan, sulit memahami kebiasaan tersebut karena pada eranya, para pemain cenderung menjaga jarak dengan lawan sebelum laga demi mempertahankan fokus untuk menang. Bagi Giggs, rasa hormat terhadap lawan tetap penting. Namun, rasa hormat tersebut bukan berarti para pemain harus menunjukkan keakraban terhadap lawan sebelum bertanding.

Kenangan tersebut menjadi salah satu cerita yang dibawa para legenda menjelang pertandingan The Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns yang mempertemukan United Legends dan North London Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Mantan gelandang Arsenal. Gilberto Silva, juga mengenang tingginya persaingan kedua tim pada masa lalu. Menurut dia, kualitas Manchester United sebagai lawan menuntut Arsenal untuk selalu siap. Jika tidak, mereka bisa kesulitan menghadapi tekanan dan permainan lawan.

Silva mengatakan, persaingan tersebut justru mendorong kedua tim untuk terus meningkatkan kualitas permainan dari musim ke musim. Meski pertandingan berlangsung keras dan intens, para pemain tetap memiliki rasa hormat satu sama lain.

Di sisi lain, mantan gelandang Arsenal, Robert Pires, mengingat atmosfer pertandingan di Highbury, kandang lama Arsenal. Lorong stadion yang sempit membuat para pemain berdekatan sebelum memasuki lapangan. Situasi itu menjadi bagian dari pengalaman yang menambah ketegangan sebelum pertandingan.

Pires juga mengenang bagaimana pertemuan Arsenal dan Manchester United selalu dinantikan karena kedua tim kerap bersaing memperebutkan trofi yang sama.

Kenangan tentang ketegangan sebelum pertandingan juga disampaikan mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand. Ia mengingat dua perkelahian yang pernah terjadi di lorong Stadion Old Trafford. Pengalaman itu memperlihatkan betapa panasnya rivalitas kedua tim terkadang sudah terasa sebelum para pemain memasuki lapangan.

Kini, para mantan pemain kedua klub kembali bertemu dalam suasana berbeda. Ferdinand mengatakan, persiapan menjelang pertandingan di Jakarta diisi dengan kegiatan santai, seperti bermain padel, berlatih di pusat kebugaran, makan malam, dan mengenang pengalaman ketika masih aktif bermain.

Kendati demikian, usia menjadi tantangan tersendiri ketika mereka kembali ke lapangan. ”Pikiran kami memang masih berjalan cepat, tetapi tubuh tidak akan bisa mengikuti secepat itu,” kata Ferdinand.

Ia menjelaskan, kecepatan setiap pemain juga berbeda-beda karena usia, riwayat cedera, dan kondisi fisik masing-masing. Para pemain perlu menyesuaikan diri serta menjaga tubuh ketika berada di lapangan.

”Saya ingin berada dalam kondisi baik dan bisa berlari sedikit. Saya harap saya bisa berlari untuk pertandingan besok,” ujar Silva.

Di luar persiapan pertandingan, Giggs mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan para penggemar di bandara dan hotel. Ia sangat terkesan karena para pendukung masih meneriakkan nama mereka meskipun telah lama pensiun.

Laga The Rivalry Returns dijadwalkan berlangsung pada Sabtu pukul 18.00 WIB. Pertandingan tersebut akan mempertemukan mantan pemain legenda Manchester United dan Arsenal yang pernah menjadi bagian dari persaingan dua klub besar sepak bola Inggris.

Sumber: Kompas.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *