Ole Romeny Sebut Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Sangat Berarti untuk Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny menyatakan bahwa trofi FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki arti yang sangat mendalam baginya. Hal ini ia ungkapkan setelah menjadi bagian dari skuad Garuda yang berhasil merebut gelar juara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam.
Indonesia memastikan gelar juara setelah menumbangkan Thailand dalam drama adu penalti dengan skor 4-2 pada laga final. Kemenangan ini disambut gegap gempita oleh seluruh pendukung yang memadati stadion.
“Sangat berarti, sangat berarti. Jika Anda melihat semua orang, anak-anak, semua orang, Anda tahu, trofi ini sangat berarti bagi Indonesia. Bagi kami, kami sangat bangga dan, ya, rasanya seperti satu keluarga besar,” kata Ole kepada awak media di mixed zone SUGBK, Senin.
Ole Romeny mengakhiri turnamen ini dengan catatan selalu tampil sebagai starter dalam empat pertandingan. Kontribusinya sangat vital bagi lini serang tim asuhan pelatih tersebut.
Dalam empat pertandingan itu, ia berhasil mencetak satu gol dan empat assist. Uniknya, seluruh assist yang ia ciptakan selalu berujung gol bagi rekannya, Mitchell Baker, yang tampil sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dengan lima gol.
Duet Mematikan Ole Romeny dan Mitchell Baker
Kerja sama apik antara Ole Romeny dan Mitchell Baker menjadi salah satu kunci kekuatan Indonesia sepanjang turnamen. Baker tampil tajam sebagai mesin gol, sementara Ole berperan sebagai kreator serangan melalui umpan-umpan akuratnya.
“Ya, dia seperti seorang target man, sedangkan saya lebih seperti pemain yang memiliki peran bebas. Jadi, saya bergerak di sekelilingnya. Ketika saya melihat dia berlari, saya tinggal memberikan bola kepadanya dan kami bisa mencetak gol,” jelas pemain klub Fortuna Sittard itu.
Sejak debutnya pada 20 Maret tahun lalu, Ole Romeny telah 14 kali memperkuat Timnas Indonesia. Dari jumlah penampilan tersebut, ia telah mengoleksi tujuh gol dan enam assist, sebuah catatan yang sangat impresif.
“Setiap kali kami bermain, kami merasa sangat bangga mengenakan jersi ini. Jadi, tidak, setiap saat, terutama ketika bermain di kandang, rasanya luar biasa,” tutup Ole Romeny.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
