Peringati Hari Batik Nasional, Dekranasda Batam Dorong Motif Jembatan Barelang Jadi Ikon Budaya
BATAM (HK) — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Hj. Erlita Amsakar Achmad, mengajak seluruh masyarakat

BATAM (HK) — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Hj. Erlita Amsakar Achmad, mengajak seluruh masyarakat melestarikan batik asli Indonesia dengan bangga mengenakan Batik Batam pada peringatan Hari Batik Nasional, Jumat (2/10/2026).
Momentum itu ditandai dengan kegiatan membuat batik bersama para perajin di Griya Batik Balencia yang beralamat di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, sekaligus pembukaan bazar khusus di dua lokasi, yakni di Lobi Kantor Wali Kota Batam dan Gedung Bersama Pemko Batam. Dalam kesempatan itu, Hj. Erlita menegaskan bahwa motif Jembatan Barelang menjadi kebanggaan sekaligus ciri khas utama Batik Batam yang wajib terus dikembangkan dan diperkenalkan lebih luas. “Batik bukan sekadar kain, melainkan warisan budaya yang menyimpan identitas dan jati diri bangsa. Motif Jembatan Barelang adalah kebanggaan kita, yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga menceritakan kebesaran kota ini,” kata Erlita. “Mari kita lestarikan batik asli Indonesia dengan mulai mengenakan Batik Batam. Menggunakannya adalah cara paling nyata kita menjaga warisan budaya,” ujar Hj. Erlita saat mendampingi perajin dan masyarakat dalam kegiatan bersama tersebut. Bazar yang digelar menawarkan beragam produk Batik Batam dengan potongan harga khusus 15 persen sebagai bentuk apresiasi kepada pembeli. Harapannya, langkah ini dapat mendorong minat masyarakat sekaligus membantu ekonomi para perajin lokal. Hj. Erlita berharap semangat Hari Batik Nasional tidak berhenti pada perayaan semata, melainkan terus dijalankan sehari-hari dengan mencintai, memakai, dan mendukung produk karya anak bangsa. “Kehadiran Batik Batam, khususnya motif Jembatan Barelang, harus menjadi kebanggaan warga Batam. Semakin banyak yang memakainya, semakin luas pula nama Batam dikenal lewat karya tangan sendiri,” tambahnya. Kegiatan ini diikuti puluhan perajin batik, pegawai pemerintah, serta masyarakat umum yang antusias menyambut perayaan sekaligus berbelanja produk batik khas daerah. (dam)
Sumber: HarianHaluanKepri.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
