Pemkot Medan Gencarkan Penertiban PKL Demi Estetika dan Kenyamanan Kota

Pemkot Medan gencarkan penertiban PKL ganggu estetika kota.
REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, mengintensifkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai mengganggu keamanan, kenyamanan, serta mempengaruhi estetika kota. Operasi penertiban ini digelar di sejumlah titik pada Senin.
Kepala Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan, Muhammad Yunus, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum serta mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Penertiban ini merupakan atensi dari rapat yang membahas permasalahan kota di Balai Kota Medan.
“Hari ini kita kembali lakukan penertiban di tiga lokasi berbeda,” kata Yunus di Medan, Senin. Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait menyisir area sekitar Taman Teladan dan sejumlah ruas kota yang terdapat pelanggaran.
Mengedepankan Pendekatan Humanis
Yunus memastikan bahwa penertiban yang dilakukan petugas berlangsung secara humanis dan persuasif dengan mengedepankan prosedur yang berlaku. Namun, bagi pedagang yang dinilai sudah tidak dapat ditoleransi karena tetap melanggar, petugas terpaksa melakukan penyitaan terhadap barang dagangan.
Ia menegaskan bahwa operasi penertiban ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, dan estetika kota. Pemkot Medan berharap agar fasilitas umum seperti parit dan badan jalan tidak lagi digunakan sebagai lokasi berjualan oleh pedagang kaki lima.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
