2 Kepala Daerah Kutuk Penembakan Warga oleh KKB, Minta Negara Tegas

Selain Gubernur NTT, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, juga mengutuk keras insiden penembakan yang menimpa tiga pegawai Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Dua di antara tiga korban penembakan KKB itu merupakan warga NTT. Wili Mbuik (24) asal Kabupaten Rote Ndao dan Alfonsius Albinus Mehan (35) asal Kabupaten Sikka. Ia merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.
Bupati Sikka menuntut negara untuk hadir mengambil tanggung jawab dan mengusut tuntas perkara yang telah menewaskan warganya tersebut.
“Sebagai pemerintah daerah, Pemerintah Kabupaten Sikka, kami turut berduka cita dan mengecam keras pelaku dan menuntut negara untuk bertanggung jawab terhadap penyelesaian kasus ini,” ungkapnya.
Ia juga mendesak agar negara menunjukkan ketegasannya. Ia meminta aparat penegak hukum tidak gentar sedikit pun dalam menindak para pelaku di balik aksi separatisme yang terus menelan korban jiwa ini.
“Negara tidak boleh takut terhadap teroris. Atau negara tidak boleh takut terhadap kaum separatis. Saya pikir demikian,” kecamnya.
Selain menuntut keadilan, Bupati Sikka juga mendesak adanya jaminan perlindungan dan pengamanan ekstra dari pemerintah daerah setempat maupun pemerintah pusat. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial bagi warga Sikka lainnya yang saat ini masih mengadu nasib dan bekerja di wilayah rawan konflik tersebut.
“Kami mohon perlindungan ke pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Mereka menjadi warga diaspora kami yg sudah membaktikan diri. Perlu ada pengamanan ekstra untk memastikan keselataman mereka semua. Negara jangan takut dgn OPM,” ungkapnya.
Ia juga menghaturkan rasa belasungkawa yang teramat dalam kepada keluarga korban. Simpati itu ia sampaikan baik atas nama pribadi maupun mewakili jajaran Pemerintahan Daerah Kabupaten Sikka.
“Kami sampaikan turut berduka. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya.
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
