Cerita Penumpang di Bandara Lampung Terdampak Abu Anak Krakatau

Gangguan serupa dialami Hapis Widodo. Dia hendak melakukan perjalanan dari Negeri Besar menuju Singkawang, Kalimantan Barat, untuk bekerja.
Hapis sedianya terbang menggunakan Lion Air pada pukul 13.25 WIB. Namun, jadwal penerbangannya berubah dan mengalami penundaan hingga pukul 18.00 WIB.
“Saya Lion Air jam 13.25. Terus delay sampai 18.00,” kata Hapis.
Meski jadwal telah berubah, Hapis mengaku belum memperoleh kepastian apakah penerbangannya akan kembali ditunda atau bahkan dibatalkan. Dia juga belum mendapatkan informasi secara langsung dari pihak maskapai.
Hapis mengatakan memahami kondisi yang menyebabkan gangguan penerbangan. Selain aktivitas Gunung Anak Krakatau, kondisi asap di wilayah Pontianak juga menjadi pertimbangan dalam perjalanan udara.
“Kami memaklumi juga keadaan ini, Krakatau. Terus yang di Pontianak itu asap. Kami sudah memaklumi juga,” ujarnya.
Namun, dia berharap maskapai tetap memberikan informasi yang jelas kepada para penumpang. Menurutnya, kepastian jadwal sangat penting karena perjalanan tersebut berkaitan dengan pekerjaannya.
Hapis menegaskan penumpang dapat memahami apabila penerbangan harus ditunda atau bahkan dibatalkan. Yang terpenting, maskapai memberikan penjelasan mengenai jadwal keberangkatan dan kepastian tiket.
“Yang penting ada penjelasan dari pihak maskapai,” katanya.
Jika penerbangan akhirnya dibatalkan, Hapis berharap tiket penumpang dapat diganti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Yang penting tiket itu tetap diganti,” imbuhnya.
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
