Sunday, 1 November 2026

Terkini
Lampung

Cerita Penumpang di Bandara Lampung Terdampak Abu Anak Krakatau

Cerita Penumpang di Bandara Lampung Terdampak Abu Anak Krakatau

Gangguan serupa dialami Hapis Widodo. Dia hendak melakukan perjalanan dari Negeri Besar menuju Singkawang, Kalimantan Barat, untuk bekerja.

Hapis sedianya terbang menggunakan Lion Air pada pukul 13.25 WIB. Namun, jadwal penerbangannya berubah dan mengalami penundaan hingga pukul 18.00 WIB.

“Saya Lion Air jam 13.25. Terus delay sampai 18.00,” kata Hapis.

Meski jadwal telah berubah, Hapis mengaku belum memperoleh kepastian apakah penerbangannya akan kembali ditunda atau bahkan dibatalkan. Dia juga belum mendapatkan informasi secara langsung dari pihak maskapai.

Hapis mengatakan memahami kondisi yang menyebabkan gangguan penerbangan. Selain aktivitas Gunung Anak Krakatau, kondisi asap di wilayah Pontianak juga menjadi pertimbangan dalam perjalanan udara.

“Kami memaklumi juga keadaan ini, Krakatau. Terus yang di Pontianak itu asap. Kami sudah memaklumi juga,” ujarnya.

Namun, dia berharap maskapai tetap memberikan informasi yang jelas kepada para penumpang. Menurutnya, kepastian jadwal sangat penting karena perjalanan tersebut berkaitan dengan pekerjaannya.

Hapis menegaskan penumpang dapat memahami apabila penerbangan harus ditunda atau bahkan dibatalkan. Yang terpenting, maskapai memberikan penjelasan mengenai jadwal keberangkatan dan kepastian tiket.

“Yang penting ada penjelasan dari pihak maskapai,” katanya.

Jika penerbangan akhirnya dibatalkan, Hapis berharap tiket penumpang dapat diganti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Yang penting tiket itu tetap diganti,” imbuhnya.

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *