Nasihat Ibu Ternyata Bantu Jude Bellingham Hindari Kartu Kuning

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gelandang timnas Inggris Jude Bellingham mengungkapkan peran penting sang ibu, Denise, dalam membantunya menghindari kartu kuning yang bisa membuatnya absen pada laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina yang diperkuat Lionel Messi.
Bintang Real Madrid itu menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Norwegia di babak perempat final setelah mencetak dua gol. Namun, menurut Bellingham, pencapaian terbesarnya dalam laga tersebut justru mampu menjaga emosinya sehingga terhindar dari kartu kuning.
Sebelum pertandingan, Bellingham berada dalam ancaman akumulasi kartu. Satu kartu kuning saja akan membuatnya otomatis menjalani skorsing pada semifinal. Meski pertandingan berlangsung sengit dalam cuaca panas Florida, gelandang berusia 23 tahun itu berhasil melewati laga tanpa mendapat peringatan dari wasit.
Ia mengaku keberhasilannya menjaga disiplin tidak lepas dari nasihat sang ibu yang terus mengingatkannya sepanjang pekan. “Ibu saya terus mengingatkan sepanjang minggu agar menjaga ucapan, berhati-hati saat melakukan tekel, menjaga ekspresi wajah, dan mengendalikan emosi,” ujar Bellingham seusai pertandingan, dikutip dari Goal.com, Senin (13/7/2026).
Menurut dia, ketika bermain dengan cara yang benar dan dipimpin wasit yang memberi ruang untuk berkomunikasi secara sopan, pertandingan menjadi lebih mudah dijalani. “Saya juga harus memberi kredit kepada wasit. Dia memimpin pertandingan dengan sangat baik dan tetap mengizinkan pemain berkomunikasi secara hormat. Tidak semua wasit melakukan itu. Ketika saya bisa menemukan keseimbangan dan wasit mau mendengarkan, semuanya terasa lebih mudah,” katanya.
Bellingham menilai laga melawan Norwegia berlangsung sangat kompetitif dan bersyukur dapat melewatinya tanpa hukuman disiplin. Selain sukses menghindari kartu kuning, Bellingham juga tampil gemilang dengan mencetak dua gol. Tambahan tersebut membuat koleksi golnya menjadi enam, sejajar dengan kapten Inggris Harry Kane. Ia kini masuk dalam persaingan perebutan gelar pencetak gol terbanyak turnamen, hanya terpaut dua gol dari Kylian Mbappe dan Lionel Messi.
Meski tampil luar biasa, Bellingham mengaku pencapaiannya di Piala Dunia melampaui ekspektasinya. “Saya memang percaya diri, tetapi saya rasa tidak ada yang tidur sambil membayangkan pertandingan seperti ini. Senang bisa memberi dampak dan membantu tim. Saya juga sangat bangga dengan rekan-rekan yang terus berjuang apa pun situasinya,” ujarnya.
Bellingham juga menilai kekuatan terbesar Inggris saat ini adalah ketangguhan mental menghadapi tekanan selama turnamen. “Sepak bola terdiri dari banyak aspek, mulai dari teknik, taktik, hingga mental. Bagi saya, yang paling penting adalah bagaimana menghadapi kemunduran dan kesulitan. Tim ini kembali menunjukkan bahwa kami mampu melakukannya. Itu akan menjadi modal yang sangat berharga memasuki fase akhir turnamen,” katanya.
Inggris selanjutnya akan menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 dalam duel yang kembali mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia.
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
