Kekeringan Terjadi di 7 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, Warga Kesulitan Air Bersih

Ilustrasi kekeringan.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat melaporkan kekeringan terjadi di tujuh kabupaten dan kota di Jawa Barat pada bulan Juni tahun 2026. Ribuan masyarakat ikut terdampak akibat kekeringan dan mengalami kesulitan air bersih.
Pranata Humas Ahli BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat mengatakan kekeringan terjadi di Desa Linggamukti, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Sebanyak 350 kepala keluarga terdampak dan mengalami kesulitan air bersih hingga disalurkan bantuan air bersih.
Sementara itu, di Kabupaten Bogor terjadi kekeringan di Desa Gunungsari, Parakanmuncang, Kalongliud, Karangtengah, Sukajaya dan Harkatjaya. Sebanyak 3.092 jiwa terdampak kekeringan.
“Penyebab kejadian disebutkan akibat cuaca ekstrem dan menurunnya intensitas hujan. BPBD Kabupaten Bogor melakukan asesmen serta menyalurkan 5.000 liter air bersih,” ucap dia, Rabu (8/7/2026).
Selain itu, kekeringan terjadi melanda Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, dan Desa Ridogalih di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 2.834 jiwa terdampak kekeringan.
“BPBD Kabupaten Bekasi melakukan asesmen, berkoordinasi dengan aparat setempat, serta mengirimkan bantuan air bersih ke lokasi terdampak.
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
